Tersangka Dugaan Korupsi Kembalikan Rp125 Juta

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Kamis, 06 Desember 2018 - 12:02:01 WIB   |  dibaca: 137 kali
Tersangka Dugaan Korupsi Kembalikan Rp125 Juta

DIKEMBALIKAN: Kasi Pidsus Kejari Lebak Dodi Wiraatmaja secara simbolis menerima pengembalian uang dari tersangka dugaan korupsi sebesar Rp 125 juta di ruang kerjanya, Rabu (5/12).

RANGKASBITUNG- Mantan Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabuparen Lebak Kosim Ansori mengembalikan uang sebesar Rp 125 juta. Diketahui, Kejaksaan Negeri (Kejari) Lebak menetapkan Kosim Ansori sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan bibit tanaman kakao, cengkeh, dan aren yang bersumber dari APBD dan APBN tahun 2016."Ini itikad baik tersangka Kosim Ansori untuk mengembalikan uang sebesar Rp 125 juta," kata Kasi Pidsus Kejari Lebak Dodi Wiraatmaja kepada Banten Raya di ruang kerjanya, Rabu (5/12).


Menurutnya, uang Rp 125 juta merupakan pengembalian hasil korupsi APBN. Pengembalian uang dititipkan karena memang masih ada beberapa kekurangan. "Ini untuk APBN, sementara yang APBD pengembalian sudah 98 persen. Saya masih tunggu itikad baiknya (pihak terkait untuk kembalikan uang negara)," katanya.


Dodi mengaku dirinya telah mengultimatum para pihak lain agar segera mengembalikan uang negara karena total kerugian kasus tersebut mencapai lebih dari Rp 500 juta. Saat ini pengembalian uang baru Rp 160 juta. "Kalau tidak ada itikadnya akan ditetapkan menjadi tersangka. Kepada para pihak lain ini silakan segera mengembalikan," katanya.


Dodi mengungkapkan, selain mengembalikan uang Rp 125 juta, tersangka Kosim Ansori melalui pengacaranya mengajukan penangguhan penahanan dan meminta penahanan kota. Dodi mengaku akan melakukan koordinasi dengan Kejati.


"Kami dari kejari kabupaten bisa mempertimbangkan dilakukan tahanan kota, tapi kita menunggu petunjuk. Permohonan tahanan kota bisa dipertimbangkan karena sikap tersangka kooperatif dan beritikad baik. Kemudian menyerahkan keterangan sakit dilengkapi surat dokter," katanya.


Dodi menambahkan, sekali pun tersangka sudah melakukan pengembalian uang, namun proses hukumnya tetap berjalan."Penetapannya nanti di pengadilan. Kita uji di persidangan kelanjutannya," kata Dodi.


Pengacara Tersangka Kosim Ansori Acep Saepudin menuturkan, tersangka Kosim Ansori mengembalikan uang Rp 125 juta karena memang berdasarkan pengkauannya uang yang diterima langsung hanya Rp 125 juta. "Kalau pun kedepan terbukt lebih dari itu, kita mencoba beritikad baik mengembalikan, Pak Kosim menerima fee di BAP-nya Rp 125 juta untuk APBN sementara untuk APBD sudah selesai, itu juga sudah ada selisih perhitungaan Rp 2 juta dan akan dikembalikan," katanya.


Acep mengungkapkan, kondisi kesehatan kliennya mengalami penurunan. Berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan, gulanya naik sampai 400. "Jadi saya kira cukup beralasan mengajukan penahanan kota karena akan segera dilakukan penanganan medis. Untuk suratnya sudah diusulkan kita tunggu persetujuan dari Kajari (kepala kejaksaan negeri Lebak)," katanya. (purnama)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook