Rumah Wartawan Dibobol Maling

nurul roudhoh   |   Hukum  |   Kamis, 06 Desember 2018 - 12:22:56 WIB   |  dibaca: 161 kali
Rumah Wartawan Dibobol Maling

MELAPOR : Abdul Rojak (kanan) memberikan keterangan kepada penyidik Polsek Cipocok atas kejadian pencurian yang terjadi di rumahnya tersebut, kemarin.

SERANG- Rumah wartawan harian lokal di Banten, Abdul Rojak, yang berlokasi di Perumahan Kharisma Gelam Asri, Kelurahan Gelam, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang dibobol maling, Selasa (4/12). Rojak kehilangan 1 unit telepon seluler (ponsel) dan uang tunai Rp 1 juta milik perusahaan.

Rojak mengatakan, kasus pencurian di rumahnya diperkirakan terjadi dini hari sekitar pukul 03.00, saat dirinya tertidur. Dia baru menyadari rumahnya dimasuki tamu tak diundang sekitar pukul 07.00.

"Saat saya bangun tidur sekitar jam 7 pagi, saya curiga karena alarm HP tidak bunyi. Setelah dicek kamar tidur sudah berantakan," katanya kepada Banten Raya saat melaporkan kasus tersebut di Mapolsek Cipocok Jaya, Kamis (6/12).


Menurut Rojak, pelaku berhasil masuk ke dalam rumahnya dengan mencongkel jendela menggunakan senjata tajam. Diduga pelaku yang menyatroni kediamannya lebih dari satu orang."Kalau dilihat dari kerusakannya, jendela dirusak pakai golok dengan cara dicongkel. Yang masuk satu orang kalau dilihat dari jejak kakinya," ujarnya.


Meski sejumlah barang berharga dibawa pelaku, Rojak mengungkapkan dirinya merasa beruntung pelaku tidak melakukan tindakan fisik kepadanya. Sebab dia menduga pelaku masuk ke dalam kamarnya sambil membawa senjata tajam."Yang saya khawatirkan korban membawa senjata tajam. Mungkin kalau saya bangun, ceritanya beda. Bukan hanya uang dan HP yang hilang, bisa jadi nyawa saya juga jadi taruhan," ungkapnya.


Ketua RT Perumahan Kharisma Dalili mengaku kasus pencurian di perumahan bersubsidi tersebut bukan hanya dialami Abdul Rojak. Pada 2018 ini, rumahnya pun pernah menjadi sasaran pelaku pencurian."Memang ini cukup rawan. Sebelumnya rumah saya juga dibobol. Malah 3 HP hilang dan uang Rp 500 ribu. Setelah itu kotak amal musola juga hilang. Jika dilihat dari TKP, pelakunya masih sama, karena waktu itu rumah saya juga dicongkel pakai golok," katanya.


Guna mengantisipasi adanya kejadian serupa, warga sudah berinisiatif membayar jasa pengamanan. Namun kondisi perumahan yang masih minim penerangan jalan umum (PJU) membuat pelaku pencurian kurang terkontrol."Saya sangat berharap pengembang perumahan secepatnya memperbaiki fasilitas umum di sini. Terutama penerangan dan jalan, karena ini cukup dibutuhkan warga Kharisma. Jangan sampai ada korban jiwa akibat ulah pencuri," pintanya. (darjat)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook