Lapak Dagangan Diangkut, PKL Ngamuk

nurul roudhoh   |   Metro Tangerang  |   Kamis, 06 Desember 2018 - 12:47:26 WIB   |  dibaca: 201 kali
Lapak Dagangan Diangkut, PKL Ngamuk

PKL DITERTIBKAN : Petugas Satpol PP Kota Tangerang mengangkut lapak dagangan milik PKL yang berjualan di beberapa ruas jalan di Kota Tangerang, Rabu (5/12).

KOTA TANGERANG - Seorang Pedagang Kaki Lima (PKL) mengamuk saat lapak dagangannya diangkut petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang dalam operasi rutin penertiban PKL di sepajang jalan Raya Mochammad Yamin, Perintis Kemerdekaan, Ki Asnawi, hingga Pasar Anyar. Rabu (5/12).


Pria yang diketahui bernama Harsono itu mengamuk ketika petugas Satpol PP yang datang tiba-tiba langsung mengakut lapak dagangan miliknya dan beberapa lapak dagangnya lainnya.
“Kalau kami tidak berjualan, kami mau makan apa,” ujarnya sambil berteriak-teriak.


Harsono yang terus merengek kepada petugas agar gerobaknya tidak dibawa, juga sempat sesekali mencoba menyerang petugas.Tetapi aksi nekat Harsono berhasil dicegah petugas dengan memberikan pemahaman kepada yang bersangkutan bahwasanya saat ini terdapat peraturan daerah yang mengatur ketertiban umum yakni Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2018.


Kepala Bidan Ketertiban Umum dan Ketentraman (Kabid Tibumtrans) Satpol PP Kota Tangerang, Gufron Falfeli menjelaskan, sanksi penyitaan tersebut terpaksa dilakukan setelah sebelumnya para pedagang kaki lima telah dilakukan wawaran dan sosialisasi terkait larangan berjualan di bahu jalan serta fasilitas umum lainnya. “Sebelum kami melakukan penyitaan, kami telah melakukan beberapa kali pendekatan secara persuasif kepada mereka,” jelasnya.


Pendekatan tersebut, lanjut Gufron, yakni dengan mengutus beberapa petugas Srikandi Satpol PP untuk memberikan wawaran hingga surat peringatan kepada para pedagang kaki lima. “Upaya yang kami lakukan mereka tidak anggap, mereka masih saja membandel dengan menggelar dagangannya di bahu jalan,” ucapnya.


Gufron menambahkan, Penertiban tersebut diharapkan dapat mengembalikan rasa nyaman warga kota tangerang khususnya pejalan kaki yang selama ini telah dirampas haknya oleh para pedagang kaki lima. “Melalui penertiban ini diharapkan dapat memberikan rasa nyaman karna ini adalah bentuk pelayanan yang dapat kami berikan kepada masyarakat,” pungkasnya. (mg/imron)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook