Selama 11 Bulan, Kebakaran Capai 241 Kasus

nurul roudhoh   |   Metro Tangerang  |   Kamis, 06 Desember 2018 - 12:52:34 WIB   |  dibaca: 191 kali
Selama 11 Bulan, Kebakaran Capai 241 Kasus

LUDES : Kebakaran hebat terjadi di pabrik sepeda, Kampung Kontrakan, Desa Kadu Jaya, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, beberapa hari lalu.

KAB. TANGERANG - Kebakaran telah memakan banyak bangunan di Kabupaten Tangerang. Dari Januari hingga November atau sepanjang sebelas bulan, jumlahnya terjadi kebakaran sebanyak 241 kasus. Jumlah kerugian materi dari kebaran itu mencapai Rp 59,392 miliar.


Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Agus Suryana menjelaskan, berdasarkan data dari Januari hingga November 2018 tercatat 241 peristiwa kebakaran di Kabupaten Tangerang. Dari data tersebut, sebanyak 118 peristiwa kebakaran terjadi akibat arus pendek listrik. "Korsleting listrik dan pembakaran sampah sembarang menjadi penyebab utama kasus kebakaran dari Januari hingga November 2018. Untuk Desember ini belum kami rekap," jelas Agus kepada wartawan, Rabu (5/12).


Dengan angka sebanyak itu, lanjut Agus, jumlah kebakaran di Kabupaten Tangerang tergolong cukup tinggi. Karena itu, selain mengimbau agar masyarakat lebih waspada, setidaknya warga sigap melapor ke pos pemadam kebakaran yang terdapat di masing-masing kecamatan. Sebab, potensi kebakaran selalu ada.

Terlebih, kebakaran tidak mengenal musim. "Kami sudah melakukan sosialisasi-sosialisasi ke masyarakat terkait dengan penyebab apa saja yang dapat menimbulkan atau menyebabkan kebakaran. Diharapkan dengan sosialisasi tersebut masyarakat dapat memahami penyebab kebakaran dan meminimalisir kasus-kasus kebakaran,” jelasnya.


Komandan Pengendali Operasional Pemadam Kebakaran (Damkar) BPBD Kabupaten Tangerang, Margono Agus menambahkan, lokasi kasus kebakaran tersebut sering terjadi di kawasan industri sebanyak 27 kasus, kebakaran ruko 12 kasus, dan pergudangan 12 kasus.


"Untuk kawasan permukiman atau rumah tinggal itu ada 59 kasus, dengan dua penyebab utama yaitu korsleting arus pendek listrik dan bakar sampah sembarangan. Ada juga penyebab lain-lain itu kasusnya 131 kebakaran. Nah lain-lain ini seperti kebakaran ilalang atau perkebunan dan kandang hewan atau peternakan,” singkatnya. (mg/imron)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook