Fokus Atasi Kemacetan hingga Penataan PKL

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Kamis, 06 Desember 2018 - 13:08:38 WIB   |  dibaca: 99 kali
Fokus Atasi Kemacetan hingga Penataan PKL

WAJAH BAHAGIA : Walikota Serang Syafrudin melambaikan tangan saat meninggalkan kantornya di Kota Serang Baru, Kota Serang, Rabu (5/12).

SERANG - Usai dilantik menjadi Walikota Serang oleh Gubernur Banten, Syafrudin langsung menyambangi kantor barunya di Kota Serang Baru (KSB), Kota Serang.Di sana, Syafrudin sudah ditunggu tim sukses dan masyarakat Kota Serang yang ingin menyampaikan ucapan selamat serta berswafoto.

Kepada wartawan Syafrudin mengatakan, di 100 hari pemerintahannya, ia menargetkan bisa menekan permasalahan kemacetan, meningkatkan kebersihan lingkungan, dan menata para pedagang kaki lima. "Program 100 hari kerja ke depan harus sesuai dengan visi misi kami. Pertama adalah masalah kebersihan lingkungan, kemudian masalah kemacetan di terowongan Kaligandu dan penataan PKL yang berawal di stadion dulu," katanya, Rabu (5/12).  


Syafrudin juga berjanji melakukan reformasi birokrasi serta menata wilayah kumuh dan miskin yang masih menjadi momok ibukota Provinsi Banten. "Setelah reformasi birokrasi dilakukan, mudah-mudahan kepala OPD bisa menjalankan tugas dengan baik dan bersih, seperti yang diamanatkan gubernur," ucapnya.


Syafrudin mengaku bahagia setelah dilantik. “Kebahagiaan ini juga mungkin yang dirasakan oleh masyarakat Kota Serang. Karena, pelantikan ini sangat dinanti-nanti oleh masyarakat, karena harus menunggu hampir setengah tahun lebih,” ucap mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Serang ini.


Pengamat politik Leo Agustino mengatakan, untuk membenahi Kota Serang, harus ada langkah yang dilakukan Syafrudin-Subadri. Yakni, konsolidasi internal, optimalisasi pelayanan dasar dan memastikan netralitas ASN.


“Pertama, konsolidasi internal ini terkait dengan pekerjaan yang belum terselesaikan pada masa kepemimpinan sebelumnya. Kedua, optimalisasi pelayanan dasar kepada masyarakat, terutama perihal e-KTP, akta kelahiran, akta kematian, perizinan (usaha), dan seterusnya,” kata Leo.


Berbarengan dengan datangnya musim hujan, Leo juga meminta Syafrudin memerhatikan kondisi sungai, drainase, serta gorong-gorong, agar tidak terjadi banjir. Selain itu, perlu juga dipikirkan untuk dibuat danau-danau retensi untuk menampung berlimpahnya air. "Dan Syafrudin harus perbanyak blusukan ke kelurahan dan kampung untuk mendengar secara langsung suara warga Kota Serang," tuturnya. (basyar)
 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook