WH: Aje Kendor Bangun Kota Serang

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Kamis, 06 Desember 2018 - 13:11:30 WIB   |  dibaca: 87 kali
WH: Aje Kendor Bangun Kota Serang

TUGAS SUDAH MENUNGGU : Walikota Serang Syafrudin (kiri) dan Wakil Walikota Serang Subadri Usuludin dilantik Gubernur Banten Wahidin Halim di Banten Lama, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Rabu (5/12).

SERANG - Gubernur Banten Wahidin Halim meminta Walikota Serang Syafrudin dan Wakil Walikota Serang Subadri Usuludin agar membenahi Kota Serang dari semua aspek. Mulai dari penataan kota, pedestrian jalan, sampai air bersih.

Pemerintah Provinsi Banten pun berkomitmen akan membantu. Beberapa kali Wahidin mengucapkan aje kendor yang merupakan tagline dari pasangan Syafrudin dan Subadri saat mencalonkan diri di Pilkada Kota Serang 2018 lalu.


Pesan itu disampaikan langsung oleh Wahidin saat melantik Syafrudin dan Subadri sebagai Walikota Serang dan Wakil Walikota Serang di Banten Lama, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, persis di depan watu gilang.

Syafrudin dan Subadri merupakan kepala daerah terpilih hasil Pilkada tahun 2018 yang akan menjabat pada 2018-2023. “Aje kendor. Jangan hanya saat kampanye. Sekarang juga aje kendor. Jangan kendor, maksudnya. Semnagat melayani masyarakat,” ujar Wahidin, Rabu (5/12).


Wahidin mengaku sengaja melantik Syafrudin dan Subadri di dekat Watu Gilang karena dahulu di batu itu pula para sultan Banten ditasbihkan sebagai sultan. Selain itu Banten Lama yang memiliki nilai sejarah besar yang dahulu dikagumi oleh negara lain karena budaya dan spiritualitasnya bisa menjadi inspirasi, pijakan moral, dan keberanian bagi Syafrudin dan Subadri dalam melayani masyarakat Kota Serang juga ribuan peziarah yang setiap tahunnya datang ke Banten Lama.


"Bangunan itu (menara dan Masjid Agung Banten-red) begitu awet. Bertahan ratusan tahun. Berarti tidak ada korupsi di situ. Makanya jangan korupsi dana APBD," kata Wahidin.
Wahidin menyatakan bahwa masih banyak yang harus diperbaiki oleh Pemkot Serang dalam rangka memberikan pelayanan yang baik untuk masyarakat.

Semua fasilitas publik harus ditata agar baik. Jalan harus bagus, taman harus bagus, penataan kota harus bagus, air bersih harus bagus, dan transportasi publik juga harus bagus. Bila anggaran yang ada kurang, maka Pemerintah Provinsi Banten siap membantu. "Kalau tidak punya duit minta ke Gubernur. Saya kasih sepenuhnya," katanya.


Wahidin juga meminta agar Syafrudin dan Subadri membuat Kota Serang layaknya sebuah Ibukota Provinsi Banten di mana tidak ada sampah, tidak ada yang kotor, dan semuanya harus terlihat baik dan indah. Ia pun telah meminta PT Marga Mandalasakti (MMS) sebagai pengelola tol Tangerang-Merak mempercantik wajah jalan di sekitaran pintu tol Serang timur agar terlihat lebih indah. Wahidin pun berkali-kali mengatakan 'aje kendor' yang merupakan tagline pasangan Syafrudin Subadri saat kampanye. "Jangan biarkan kekumuhan, kejumudan, kejorokan ada di sini. Islam itu agama yang bersih dan bersih itu sebagian dari iman," ujarnya.


Walikota Serang Syafrudin mengatakan bahwa setelah dilantik ia sudah menyiapkan program 100 hari kerja. Program itu difokuskan kepada tiga aspek yaitu penertiban pedagang kaki lima, kebersihan kota, dan kelancaran lalu lintas.

Menurutnya, ketiga aspek itu merupakan yang paling krusial untuk segera diselesaikan karena berkaitan langsung dengan masyarakat Kota Serang. Ia meyakini dalam 100 hari kerja ketiga aspek itu akan teratasi. ”Kita akan melaksanakan penertiban PKL yang ada di Kota Serang, kemudian juga masalah kebersihan, dan kelancaran lalu lintas,” kata Syafrudin.


Wakil Walikota Serang Subadri Usuludin mengatakan bahwa apa yang disampaikan oleh Wahidin Halim menjadi inspirasi bagi dirinya dan Syafrudin untuk bekerja secara baik guna melayani masyarakat Kota Serang. Ia juga meminta agar semua pihak turut membantu usaha membangun Kota Serang agar lebih baik dari sebelumnya. Karena tanpa kebersamaan mustahil perubahan bisa dilakukan di Kota Serang bila hanya mengandalkan walikota dan wakilnya.


"Kota Serang harus lebih baik, harus lebih maju, harus lebih rapi, dan juga harus lebih tertata. Mudah-mudahan diawali dengan sebuah kebersamaan antara kepala daerah, wakil kepala daerah, dan masyarakatnya Kota Serang ke depan menjadi kota yang baldatun thoyibatun wa robbun ghofur,” ujar Subadri. (tohir)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook