Ciptakan Menu Pangan Lokal, KWT Makmur Raih Juara I

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Jumat, 07 Desember 2018 - 10:53:18 WIB   |  dibaca: 171 kali
Ciptakan Menu Pangan Lokal, KWT Makmur Raih Juara I

PRESTASI : Anggota dan Pengurus KWT Makmur, perwakilan Kelurahan Ketileng serta DKPP Kota Cilegon foto bersama usai menerima piala dan piagam Juara I di Kantor DKP Banten, kemarin.

CILEGON – Kelompok Wanita Tani (KWT) Makmur, Kelurahan Ketileng, Kecamatan Cilegon meraih Juara I Lomba Inovasi Pangan Lokal tingkat Provinsi Banten. KWT yang merupakan binaan Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kelurahan Ketileng ini berhasil menyingkirkan 23 peserta KWT lainnya se-Provinsi Banten dalam acara yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Provinsi Banten, Selasa (4/11) kemarin.

Ketua KWT Makmur,Atik Kartika mengungkapkan, pihaknya menyajikan beragam makanan untuk sarapan, kudapan pagi dan kudapan sore pada perlombaan inovasi pangan lokal tingkat provinsi tersebut. Menu untuk sarapan yang disajikan berupa Scrotel Singkong, Sate Lilit Bandeng, Selada Sayur Kriuk dan Jus Ceremai Buah Naga.

Untuk kudapan pagi membuat Puding Buah Sayur Ceria, dan kudapan sore Pizza Singkong Daun Kelor Tuna.“Kami menjadi juara karena banyak inovasi makanan pangan alteranatif yang disajikan. Selain itu secara tampilan bagus dan rasa juga dinilai cukup enak,” jelasnya kepada Bante Raya, Kamis (6/11).


Sementara itu, Lurah Ketileng, Halusi mengatakan, gelar juara yang diraih akan menjadi motivasi bagi KWT dan wanita lainnya untuk terus berusaha untuk memberikan nilai manfaat dengan melakukan inovasi berbagai makanan pangan lokal, khususnya dalam bentuk pangan yang memiliki nilai jual atau perekonomian. Sehingga, bisa menyejahterakan wanita atau ibu-ibu dalam hal kemandirian ekonomi.

“Wanita tani bukan berarti dimaknai dengan bertani di ladang atau menanam padi, namun lebih kepada memanmanfaatkan hasil pertanian dengan cara mengolahnya sehingg bisa dijual. Penghargaan ini tentu akan menambah semangat ibu-ibu,” katanya
.

Halusi menambahkan, gelar juara tersebut juga menjadi kado akhir tahun bagi kelurahan, khususnya kecamatan. Sebab, keberhasilan tersebut tidak lepas dari bimbingan TP PKK kecamatan dan pemerintah kecamatan secara langsung. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Ketua PKK Kelurahan Ketileng, Daimatulhayat, Ibu Ketua TP PKK Kecamatan Cilegon, Fony Zaldad, dan juga Pak Camat Cilegon Idad Zaldad. Sebab mereka sudah secara langsung terus melakukan pembinaan,” imbuhnya.


Camat Cilegon, Idad Zaldad juga memberikan apresiasi terhadap gelar juara yang sudah diraih KWT Makmur. Gelar tersebut menjadi tantangan tersendiri agar KWT Makmur terus melakukan inovasi dalam hal pengolahan makan bahan pangan lokal. Bukan saja untuk kesehatan, namun juga membangun perekonomian keluarga. “Kami harap bisa terus dikembangkan, sehingga bukan dalam bentuk konsusmsi keluarga saja, namun juga membangun perekonomian seperti buat kue, makanan ringan lainnya,” terangnya.


Idad menambahkan, disisi lainnya pembinaan juga harus dilakukan secara terus menerus, sehingga bukan hanya tingkat provinsi saja. Namun tingkat nasional juga bisa meraih juara. “Ini tentu menjadi tanggungjawab bersama dalam hal pengembangan pembinaan, kedepannya kami yakin dengan pembinaan yang baik dan terencana maka prestasi nasional juga bisa didaptkan,” imbuhnya. (uri)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook