Lebak Raih Penghargaan PTU

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Jumat, 07 Desember 2018 - 11:27:58 WIB   |  dibaca: 90 kali
Lebak Raih Penghargaan PTU

PENGHARGAAN : Sekda Lebak Dede Jaelani (kanan) menerima penghargaan pasar tertib ukur dari Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita di Hotel El Royal, Bandung, Kamis (6/12).

RANGKASBITUNG- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak berhasil meraih penghargaan dari  kementerian perdagangan sebagai daerah pasar tertib ukur (PTU). Pelakat penghargaan PTU yang diserahkan langsung oleh Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita diterima oleh Sekda Lebak Dede Jaelani, di Hotel El Royal, Bandung, Kamis (6/12).


Prestasi yang diraih tidak terlepas dari koordinasi dan kerjasama dengan seluruh pedagang, serta elemen masyarakat hingga pemerintah pusat," kata Sekda Lebak Dede Jaelani.
Menurutnya, Pemkab Lebak sudah berkomitmen menjadi daerah dengan pasar tertib ukur.

Sesuai dengan undang-undang nomor 23 tahun 2014. Yakni mewujudkan  pasar tertib tertib ukur dalam rangka perlindungan konsumen, mendorong terciptanya persaingan usaha yang sehat, meningkatkan citra daerah bagi masyarakat konsumen melalui jaminan kebenaran pengukuran dan alat-alat ukur, takar, timbang."Untuk mewujudkan daerah pasar tertib ukur kami berusaha untuk terus meningkatkan citra pasar rakyat, sehingga mampu bersaing dengan pasar modern," katanya.


Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Dedi Rahmat menambahkan, pihaknya telah membuat langkah strategis untuk mempercepat peningkatan tertib ukur agar masyarakat terhindar dari kecurangan dalam transaksi perdagangan. "Salah satunya di pasar Maja sudah kita terapkan dan lakukan pengawasan secara berkala terhadap alat ukur, takar, timbang dan perlengkapannya (UTTP). Semua itu untuk menciptakan pasar tertib ukur yang manfaatnya bisa dirasakan masyarakat," katanya.


Dedi mengungkapkan, pelaksanaan pasar tertib ukur bagian dari upaya menangkal pedagang nakal serta memberikan perlindungan terhadap konsumen bisa mendapatkan barang sesuai takaran maupun timbangan. "Maka dari itu, timbangan pedagang terus kita pantau dan secara berkala kita lakukan pemeriksaan," katanya.


Sementara itu, Menteri Perdagangan Enggartiasto berharap, pasar tertib ukur menjadi bagian dari budaya masyarakat dan aparat. "Ini dilakukan untuk meningkatkan daya saing pasar rakyat baik dari sisi kenyamanan berbelanja maupun kepastian kualitas dan kuantitas barang yang diterima oleh konsumen," katanya. (purnama)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook