Lahan Sawah Nyusut 3.655 Ha

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Jumat, 07 Desember 2018 - 12:41:31 WIB   |  dibaca: 152 kali
Lahan Sawah Nyusut 3.655 Ha

CANGGIH : Bupati Irna menjajal alat panen padi modern di pesawahan Kecamatan Panimbang, belum lama ini.

PANDEGLANG – Belum lama ini, Badan Pusat Statistik (BPS) dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) mengumumkan data terbaru luasan lahan baku sawah di Indonesia termasuk Kabupaten Pandeglang. Diketahui, luas lahan baku sawah Pandeglang menyusut 3.655 ha.


Kepala Bidang Pertanian Dinas Pertanian Kabupaten  Pandeglang Nasir membenarkan adanya penyusutan luasan lahan baku sawah versi BPS dan BPN. “Pengumumannya dilakukan saat Rakor Nasional Rasionalisasi Bantuan/Subsidi Pupuk dan Benih bersama Menteri Pertanian,” kata Nasir, kemarin.


Dengan adanya penurunan luasan sawah 3.655 ha, kata Nasir, secara otomatis sawah di Pandeglan hanya tinggal 50.885 ha. “Kami akan mempertanyakan data ini ke BPN karena banyak yang tak sesuai fakta di lapangan. Kami akan verifikasi bersama. Data ini perlu kita justifikasi secara bersama BPN dan BPS apalagi menyangkut dengan kuota pupuk dan benih kedepan,” bebernya.


Terpisah, Ketua Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Pandeglang Ato Khaerul Syamsi menayangkan jika benar ada penurunan luasan lahan baku sawah. Soalnya, kata Anton, hal ini akan berdampak pada penurunkan subsidi pupuk dan bantuan lainnya dari pemerintah kepada petani. “Ini akan mengurangi kuota pupuk. Kasihan kepada kecamatan yang dinyatakan lahannya menyusut. Mungkin data ini perlu dicek ulang oleh Dinas Pertanian,” kata Anton.


Penyusutan luasan sawah menurut Anton secara otomatis akan berdampak pada penurunan produktivitas padi. “Pandeglang kan dikenal sebagai lumbung padi. Kalau lahannya menyusut status lumbung padi bisa terganggu,” kata anggota DPRD Pandeglang ini. (muhaemin)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook