Berusaha Kabur, Pencuri Beras Ditembak

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Selasa, 11 Desember 2018 - 14:47:48 WIB   |  dibaca: 384 kali
Berusaha Kabur, Pencuri Beras Ditembak

DIPERIKSA : Tiga pelaku pencuri beras saat diperiksa penyidik Satreskrim Polres Serang, Senin (10/12). Satu dari tiga pelaku ditembak kakinya oleh polisi.

SERANG- Satuan Reskrim Polres Serang berhasil meringkus tiga orang pencuri 58 karung beras di Kampung Dukuh Kawung, Desa Cimaung, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang. Satu orang pelaku terpaksa ditembak karena berusaha melarikan diri saat hendak ditangkap.


Tiga kawanan spesialis pencuri beras tersebut adalah Sumarna (36) dan Riki (36) warga Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang; serta Sarim (36) warga Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak. Untuk tersangka Sumarna terpaksa ditembak kakinya karena berusaha melarikan diri.


Kasatreskrim Polres Serang AKP David Chandra Babega mengungkapkan, kasus tersebut bermula dari penangkapan Sumarna dan Riki yang diduga akan mencuri beras di rumah toko (ruko) milik Rubani (46), warga Panosogan, Kecamatan Cikeusal, pada Sabtu (1/12) sekira pukul 01.00."Dua pelaku (Sumarna dan Riki) kita tangkap saat hendak membobol ruko di Pasar Cikeusal. Barang bukti yang kita amankan linggis dan gunting," kata Kasatreskrim kepada Banten Raya, Senin (10/12),

Dari penangkapan itu, kedua tersangka mengakui jika barang bukti linggis dan gunting yang diamankan aparat kepolisian, merupakan alat kejahatan yang biasa digunakan untuk membongkar gudang dan toko beras."Ini untuk kedua kalinya mereka mencuri di toko yang sama atau toko milik Rubani. Sebelumnya, mereka mencuri bertiga (Sumarna, Riki dan Sarim). Mereka berhasil membawa 58 karung beras," ujarnya
.

David menjelaskan, setelah mendapatkan keterangan dari kedua tersangka, anggota Reskrim kembali mengejar Sarim yang berada di Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak. Namun saat dalam pengembangan, di tengah perjalanan, Sumarna berusaha melarikan diri."Dalam pengembangan untuk mendapatkan barang bukti beras, tersangka Sumarna berusaha melarikan diri dan petugas terpaksa menembak betis kanannya karena tidak menggubris tembakan peringatan dari kami," jelasnya.


David menegaskan, dari ketiga tersangka itu polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa beras jenis rojo lele sebanyak 18 karung, mini bus Grand Max B 1894 FYJ yang digunakan sebagai alat angkut barang curian, satu linggis serta dua gunting besar. "Ketiga tersangka belum pernah tertangkap. Untuk ketiganya akan kita dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara," tegasnya.


Sementara itu, tersangka Sumarna mengaku bukan untuk pertama kalinya melakukan pencurian. Selain di Kabupaten Serang, dia dan kedua kawanannya juga pernah mencuri di wilayah Kabupaten Tangerang dan Kabupaten Lebak."Berasnya dijual eceran. Hasilnya dibagi tiga, uangnya untuk kebutuhan keluarga," katanya. (darjat)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook