Camat Diminta Tegur Pelaku Usaha Tak Berizin

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Jumat, 21 Desember 2018 - 11:44:06 WIB   |  dibaca: 228 kali
Camat Diminta Tegur Pelaku Usaha Tak Berizin

DIEVALUASI : Suasana rapat koordinasi hasil monev DPMPPTSP dengan seluruh camat dan kasi trantib di Oproom Setda Pandeglang, Kamis (20/12).

PANDEGLANG - Dinas Penanaman Modal Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPPTSP) mengidentifikasi beberapa perusahaan di Kabupaten Pandeglang belum berizin hingga masa izinnya habis. Hal itu diketahui dalam rapat koordinasi monitoring dan evaluasi (monev) perizinan dengan seluruh camat hingga Kasi Ketentraman dan Ketertiban (Trantib) di Oproom Setda Pandeglang, Kamis (20/12).


Kepala DPMPPTSP Pandeglang, Ida Novaida mengatakan setelah dinasnya melakukan monev masih ada pelaku usaha yang belum berizin. "Kami awalnya dapat data dari kecamatan, kemudian kita turun. Memang dari 35 kecamatan, baru 23 kecamatan yang kita turun, ternyata setelah dievaluasi hasil kita monev banyak yang belum berizin dan ada yang sudah berizin. Pada saat kita minta izinnya mereka tidak bisa melihatkan bukti fisiknya, salah satunya usaha ternak ayam, toko kelontongan hingga waralaba yang izinnya sudah habis," kata Ida ditemui usai rapat, kemarin.


Dari hasil monev itu, Ida meminta camat dan kasi trantib dapat berperan aktif mengingatkan para pelaku usaha untuk mengurus perizinannya. "Kami mohon teman-teman camat dan kasi trantib bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk mengurus izin usahanya. Jadi memang sudah ada peningkatan dari mereka yang sudah mulai menyampaikan baik izin yang melanggar maupun tidak," imbuhnya.


Ida mengaku sudah memberikan teguran kepada para pelaku usaha untuk mengurus perizinannya. Saat ini dinasnya tengah berupaya memberikan sosialisasi. "Teman-teman di lapangan sudah memberikan arahan. Memang kami harus sering sosialisasi lagi ke lapangan, mudah-mudahan di 2019 nanti kita akan melakukan sosialisasi, supaya masyarakat juga lebih faham manfaat tentang perizinan," ujarnya.


Dijelaskan Ida, untuk PAD tahun ini sudah melebihi target. Dia berharap kedepan lebih banyak lagi para pelaku usaha yang akan menanamkan modalnya di Pandeglang. "Dari target PAD Rp1,3 miliar sekarang sudah mencapai Rp1,4 miliar lebih. Kenaikan target ini tentunya berkat satgas kecamatan hingga kabupaten," jelasnya.


Asisten Daerah Bidang Administrasi Umum Setda Pandeglang, Undang Suhendar mengharapkan camat dan kasi trantib untuk memberikan sosialisasi kepada pelaku usaha agar mengurus perizinan. Hal itu dilakukan sebagai upaya meningkatkan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). "Saya berharap pelaku usaha yang belum berizin untuk diingatkan agar mengurus izinnya, dan mereka faham tentang perizinan untuk meningkatkan PAD," harapnya. (yanadi)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook