Pencuri Motor Nyamar Pedagang Nasi Goreng

nurul roudhoh   |   Metro Tangerang  |   Selasa, 08 Januari 2019 - 16:00:24 WIB   |  dibaca: 142 kali
Pencuri Motor Nyamar Pedagang Nasi Goreng

TAK BERKUTIK : Pelaku Arohman Bais (26) menunduk malu saat dihadirkan di Press rilis yang di gelar di Makopolres Tangsel, Senin (7/1)

KOTA TANGSEL - Anggota Reserse Kriminal Kepolsian Sektor (Polsek) Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terpaksa menembak Arohman Bais (26), pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) yang menyamar sebagai pedagang nasi goreng keliling di wilayah Kecamatan Pamulang. Dalam menjalankan aksinya, pelaku bersama satu temannya berinisial DE (30) yang ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO) karena kabur saat akan ditangkap.

Kapolres Tangsel, AKBP Fredy Irawan mengatakan, berdasarkan keterangan, pelaku sudah lima kali menjalankan aksinya di wilayah Kecamatan Pamulang. Dalam menjalankan aksinya, pelaku menyamar sebagai pedagang nasi goreng keliling.

Saat ada motor terparkir jauh dari pengawasan pemiliknya, pelaku dengan satu temannya langsung mengambil dengan merusak kunci mengunakan kunci leter T. “Pelaku ini (Arohman Bais) terkandang eksekusi sendiri atau memberikan informasi kepada temannya yang masih DPO saat ada motor yang terparkir aman (jauh dari pantauan pemiliknya_red),” kata Fredy kepada sejumlah wartawan saat press rilis di Makopolres Tangsel, Senin (7/1).

Pelaku berhasil ditangkap, saat menjalankan aksinya terakhir di Kampung Bulak, Kelurahan Kedaung, Kecamatan Pamulang. Saat itu, pelaku sudah berhasil mengambil motor, namun ketangkap basah oleh anggota Reskrim Polsek Pamulang yang sedang patroli wilayah.

Melihat kehadiran polisi, pelaku nekad kabur dengan cara akan menambrak satu anggota polisi yang mencoba menangkapnya. “Setelah dikejar, pelaku sudah diperintahkan berhenti, namun justru akan menabrakan kendaraannya ke arah petugas kepolisian, dengan terpaksa pelaku diberikan tindakan tegas terukur,” jelasnya.

Untuk seorang pelaku lainnya, lanjut Ferdy, berhasil melarikan diri, kemudian saat pelaku diintrogasi mengaku sudah lima kali melakukan pencurian kendaraan bermotor bersama temannya dengan modus yang sama. “Pelaku disangkakan Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara,” tegasnya. (imron).

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook