Pemkab Isbat Nikahkan 1.889 Pasangan

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Selasa, 08 Januari 2019 - 16:06:16 WIB   |  dibaca: 137 kali
Pemkab Isbat Nikahkan 1.889 Pasangan

ANTUSIAS : Puluhan warga Petir mengikuti isbat nikah yang diselenggarakan Pemkab Serang, belum lama ini.

SERANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang selama 2018 telah memfasilitasi 1.889 pasangan suami istri yang menikah di luar Kantor Urusan Agama (KUA) untuk mengikuti program isbat nikah yang dilaksanakan di berbagai kecamatan di Kabupaten Serang. Program isbat nikah yang dinamakan 5 in 1 tersebut melibatkan lima lembaga yang mengeluarkan lima dokumen kependudukan sekaligus.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Discukcapil) Kabupaten Serang Jajang Kusmara mengatakan, program isbat nikah merupakan program kepedulian mendalam Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah terhadap fenomena masih banyaknya masyarakat yang belum memiliki buku nikah “Masih ada masyarakat yang melakukan pernikahan tidak di KUA,” kata Jajang, Senin (7/1).

Ia menjelaskan, menikah di luar KUA menjadi permasalahan tersendiri dan berimbas kepada administrasi kependudukan yang menjadi tidak lengkap. Atas arahan bupati, kemudian diluncurkan program isbat nikah dengan melibatkan lima unsur kelembagaan, disdukcapil, pemerintah kecamatan, Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A), pengadilan agama, dan KUA. “Target per kecamatan dapat mengisbatnikahkan sebanyak 70 pasangan,” ujarnya.

Proses kolaborasi lima unsur kelembagaan tersebut, yakni pemerintah kecamatan bertugas memfasilitasi akomodasi tempat dan prosesi acara isbat nikah, P2TP2A memobilisasi warga yang ingin diisbatnikahkan dengan data yang akurat, pengadilan agama melaksanakan sidang isbat nikah sampai penerbitan surat penetapan pengadilan, KUA menerbitkan buku nikah, dan disdukcapil menerbitkan administrasi kependudukan.

“Dari program isbat nikah gratis ini, masyarakat yang dinikahkan mendapatkan lima dokumen kependudukan atau paket 5 in 1 sekaligus: Yakni penetapan pengadilan agama, buku nikah, kartu keluarga, akta kelahiran, dan kartu tanda penduduk elektronik atau KTP el,” ungkap Jajang.

Menurut Jajang, masyarakat antusias dan berterima kasih kepada Bupati Serang yang telah menerjunkan pelayanan jemput bola, bahkan tanpa dipungut biaya. “Program ini akan terus berlangsung, termasuk di tahun 2019 ini,” ujarnya. (*/tanjung)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook