Chandra Asri Salurkan Bantuan Penyintas Tsunami

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Rabu, 09 Januari 2019 - 12:10:50 WIB   |  dibaca: 198 kali
Chandra Asri Salurkan Bantuan Penyintas Tsunami

SERAHKAN DONASI : Plt Walikota Cilegon, Edi Ariadi menerima secara simbolis donasi PT CAP untuk penyintas tsunami di Ruang Rapat Walikota Cilegon, Selasa (8/1).

CILEGON - PT Chandra Asri Petrochemical (CAP) akan membangun hunian semi permanen bagi penyintas tsunami selain memberikan bantuan dana sebesar Rp500 juta.
Selasa (8/1) kemarain, bantuan dana sebesar Rp 500 juta secara simbolis diserahkan kepada PMI Kota Cilegon melalui Plt Walikota Cilegon.

Direktur Human Resources dan Corporate Affair PT CAP, Suryandi menungkapkan, fase awal pihaknya memberikan bantuan sebesar Rp500 juta kepada penyintas tsunami melalui Pemkot Cilegon untuk disalurkan. Sementaa fase jangka panjangnya, yaitu membangunkan rumah semi permanen di daerah Kabupaten Pandeglang dengan anggaran kurang lebih Rp1,5 miliar. “Kami tahap awal ini memberikan Rp500 juta, nanti akan ada pemulihan dengan membuatkan hunian rumah semi permanen,” katanya kepada wartawan, Selasa (8/1).

Suryandi menjelaskan, pada pembangunan rumah semi permanen tersebut pihaknya masih menunggu koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Pandeglang mengenai titik lokasi pembangunan rumah semi permanen untuk penyintas tsunami.Akan ada 10 rumah semi permanen yang dibangun lengkap dengan sanitasinya. “Kami menunggu koordinasi soal waktu dan tempatnya dimana mau dibangun dari pemerintah setempat. Jika sudah ada maka kami akan lakukan,” jelasnya.

Suryandi juga mengaku akan mengajak perusahaan rekanan bisnis PT CAP untuk menggalang dana guna pemulihan di daerah terdampak bencana tsunami.Sementara itu, Plt Walikota Cilegon, Edi Ariadi berharap bukan saja PT Chandra Asri yang memberikan bantuan kepada penyintas tsunami.

Harapannya, kata Edi, seluruh industri juga bisa melakukan hal yang sama sebagai bentuk kepedulian kepada warga yang dilanda musibah. “Ini paling baru ketiga untuk industri. Kami harap kedepannya bisa lebih banyak. Kami terus mengimbau jika industri juga harus ikut serta dalam meringakan beban korban tsunami,” ungkapnya.

Edi menyatakan, dengan adanya bantuan tersebut diharapkan juga menjadi penolak bala bagi Kota Cilegon, dimana Kota Cilegon juga merupakan wilayah yang cukup rawan bencana, terutama bencana industri. “PT CAP ini yang paling pertama dikunjungi pasca tsunami oleh BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika). Sudah langsung juga diingatkan, terutama soal SOP penanganan potensi bencananya,” tegasnya. (uri)
 

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook