Demo Audit Dana Kesehatan Ricuh

nurul roudhoh   |   Metro Tangerang  |   Rabu, 09 Januari 2019 - 15:10:14 WIB   |  dibaca: 173 kali
Demo Audit Dana Kesehatan Ricuh

PROTES : Massa dari Forum Aksi Mahasiswa (FAM) Tangerang bentrok dengan Satpol PP Kota Tangerang saat aksi unjuk rasa di depan Gedung Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangerang, Selasa (8/1).

KOTA TANGERANG - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Forum Aksi Mahasiswa (FAM) Tangerang menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangerang, Selasa (8/1). Mereka menuntut Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk mengaudit iuran dari pemerintah pusat dan daerah yang dialokasikan untuk penyelenggaraan kesehatan di Kota Tangerang.

Pantauan di lokasi, dalam aksi unjuk rasa tersebut, para mahasiswa membawa sejumlah bendera, dan spanduk bertuliskan tuntutan mereka. Selain berorasi dengan pengeras suara, mereka juga membakar ban bekas.Aksi tersebut juga sempat terjadi kericuhan. Para demonstran memaksa masuk gedung pemerintahan dengan cara mendobrak pintu gerbang dan berupaya menerobos barikade petugas keamanan.Antara petugas Satpol PP dan Kepolisian dengan para pendemo pun bersitegang. Mereka cekcok mulut hingga saling dorong.

Koordinator aksi, Sandi mengatakan, para mahasiswa menyayangkan, saat ini tak sedikit masyarakat atau peserta BPJS Kesehatan yang melaporkan buruknya penyelenggaraan Jaminan Kesehatan Nasional."Masyarakat dilarang sakit. Pelayanan BPJS Kesehatan tidak sesuai sebagaimana fungsinya. Banyak masyarakat laporan ke kami, mereka selalu dipersulit di rumah sakit," ujar Sandi.

Sandi menuturkan, peserta BPJS Kesehatan dibebankan oleh iuran bulanan untuk dapat menerima pelayanan kesehatan. Namun, kata dia, fasilitas kesehatan yang diterima peserta tersebut tidak sesuai dengan harapan."Masyarakat pada terlantar, kalau pasien bilang ke rumah sakit sebagai peserta BPJS Kesehatan tidak diterima, padahal kamar-kamar di rumah sakit masih kosong," ucapnya.

Oleh karena itu, lanjut Sandi, BPK harus mengaudit dana kesehatan, harus menuntaskan permasalah sistem BPJS Kesehatan, dan realisasikan kesehatan gratis tanpa syarat. “Hujudkan kesehatan gratis untuk seluruh masyarakt,” pungkasnya. (imron).

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook