Warga Deringo Tutup Akses Galian C

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Kamis, 10 Januari 2019 - 11:00:49 WIB   |  dibaca: 151 kali
Warga Deringo Tutup Akses Galian C

CILEGON – Warga Kelurahan Deringo, Kecamatan Citangkil melakukan penutupan jalan akses menuju galian C, Selasa (9/1). Hal tersebut dilakukan karena jalur yang dialui oleh angkutan galian C tersebut dipenuhi pasir, sehingga membuat berdebu dan banyak warga yang mengalami kecelakaan.

Samlawi, warga setempat, menjelaskan, keluar masuknya mobil pengangkut pasir dari galian C membuat jalan lingkar menjadi berdebu. Saat turun hujan, jalan menjadi sangat licin untuk dilalui.Ia ingin, adanya pembersihan debu yang dilakukan oleh pihak pengelola, sehingga jalan tidak menjadi rusak dan berdebu. “Hari ini (kemarin-red) sudah ada 4 orang yang kecelakaan. Ini jalan menjadi rusak dan juga sangat berbahaya. Untuk itu, kami menutup sebelum ada kejelasan dari pihak pengelola soal debu dan pasir yang berantakan di jalan,” katanya kepada Wartawan.

Warga lainnya, Ferdiawan, juga mengatakan, galian tersebut sudah ada sejak 2012. Warga tidak pernah melarang adanya galian tersebut, namun dampaknya harus bisa diminimalisir, sehingga warga tidak dirugikan karena debu dan jalan rusak. “Kami minta dampaknya jangan sampai mengganggu warga. Ini debu sangat berbahaya untuk warga,” tegasnya.

Lurah Deringo, Habudin menjelaskan, hanya sebagaian kecil saja galian c yang masuk ke wilayah Kota Cilegon, sementara lainnya masuk wilayah Kabupaten Serang. Ia meminta kepada pengelola supaya debu dan pasir yang tercecer di jalan dilakukan pembersihan setiap harinya, sehingga tidak menumpuk dan membahakatan. “Ada 4 titik galian yang cukup luas. Kebanyakan memang masuk Serang. Namun aksesnya hanya satu, wajar saja jika banyak debu dan jalan rusak karena tumpahan pasir,” imbuhnya.

Suleli, Pelaksana Lapangan CV Indah Persada, mengungkapkan, soal kebersihan pihaknya sudah mengerjasamakan dengan pihak RT dan RW setempat, sehingga setiap harinya ada petugas kebersihan dari warga yang melakukan pembersihan jalan.

Namun jika sekarang warga menuntut adanya perbaikan debu dan jalan pihaknya juga siap untuk bermusyawarah kembali dengan warga. “Memang debu saja yang dipersoalakan warga. Kami sudah kerjasama dengan baik sebelum-sebelumnya. Sekarang ada musyawarah ulang dan kami siap untuk memperbaikinya,” ungkapnya. (uri)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook