YAM Ajarkan ABK Bercerita

nurul roudhoh   |   Pendidikan  |   Kamis, 10 Januari 2019 - 12:39:23 WIB   |  dibaca: 365 kali
YAM Ajarkan ABK Bercerita

BELAJAR : Dua orang peserta didik Sekolah Yayasan Anak Mandiri (YAM) nampak memperhatikan ikan di dalam akurium, kemarin. Ini adalah salah satu metode pembelajaran anak berkebutuhan khusus, yang dilakukan oleh Sekolah YAM.

SERANG - Hari pertama kegiatan belajar mengajar, Yayasan Anak Mandiri (YAM) yang berada di Jalan Raya Cilegon, Kepandean, Serang mengajarkan peserta didiknya untuk berbagi cerita di depan kelas.

Menurut Kepala Sekolah YAM Fajartini kegiatan belajar mengajar pekan pertama di Sekolah YAM sudah dimulai sesuai dengan mata pelajaran dan jadwal di kelasnya masing-masing. Namun sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai, peserta didik disambut oleh guru saat kembali melakukan aktivitas sekolah.

Tanpa memakan waktu kegiatan belajar mengajar, kata Fajartini, guru kelas meminta kepada peserta didiknya untuk membagi cerita pengalaman mengisi liburan sekolah. Dengan berbagi cerita ini, maka peserta didik mampu mengasah daya ingat saat berlibur bersama keluarga.

“Kami juga mendapatkan bocoran dari orangtua peserta didik kegiatan mengisi liburan. Dari bocoran tersebut, guru kelas memancing daya ingat siswanya. Misalnya, anak tuna grahita yang diajak jalan-jalan ke luar kota dan menginap di salah satu hotel di kota tujuan, nah guru yang sudah mendapatkan bocoran memacing ingatan siswa tersebut untuk berbagi cerita,” kata Fajartini kepada Banten Raya, kemarin.

Ia menilai, dengan adanya berbagi cerita yang berisi pengalaman saat mengisi liburan, maka peserta didik bisa mengekpresikan kegembiraannya dan membagi kegembiraan tersebut dengan kawan-kawan di kelas.

Usai kegiatan berbagi cerita, lanjutnya, kegiatan belajar mengajar yang sudah ditentukan dalam jadwal langsung dilaksanakan. Misalnya, kegiatan memasak,l berbelanja dan kegiatan belajar mengajar lainnya.

Sekolah Yayasan Anak Mandiri, sambung Fajartini, juga memiliki agenda kegiatan belajar mengajar di luar sekolah. Rencananya, kegiatan tersebut akan dilaksanakan di kawasan pantai, namun karena khawatir ada perubahan alam di kawasan pantai, maka kegiatan belajar mengajar akan dilaksanakan di Kebun Raya Bogor.“Rencananya kegiatan belajar mengajar di Kebun Raya Bogor akan dilaksanakan Tanggal 16 Januari ini. Kegiatan terapi di luar sekolah pun masih menjadi agenda rutin kami,” ungkapnya.

Selain itu, rutinitas kegiatan belajar mengajar seperti kegiatan renang yang dilakukan satu semester selama tiga kali akan terus dilakukan, baik dilaksanakan di sekolah maupun di luar sekolah. Bahkan, kegiatan perkemahan pun akan dilakukan sebelum puasa.“Kegiatan rutin Yayasan Anak Mandiri juga dilakukan untuk memperingati hari peduli anak berkebutuhan khusus,” katanya.

Terkait dengan penerimaan peserta didik baru, Fajartini mengaku, Sekolah YAM selalu membuka penerimaan peserta didik baru tanpa melihat jadwal penerimaan peserta didik baru (PPDB). Untuk tahun ini ada tiga peserta didik baru, dari jumlah tersebut ada yang menjadi bagian kegiatan sosial Sekolah YAM. (satibi)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook