Banten Lama Dikelola Pemkot Serang

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Kamis, 10 Januari 2019 - 14:45:11 WIB   |  dibaca: 207 kali
Banten Lama Dikelola Pemkot Serang

TAK MENGAMBIL ALIH : Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy (kedua dari kanan) memimpin rakor revitalisasi Banten Lama di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kecamatan Curug, Kota Serang, Rabu (9/1).

SERANG – Pemprov Banten menyerahkan secara penuh pengelolaan Kawasan Keraton Kesultanan Banten atau Banten Lama setelah proses revitalisasi rampung dikerjakan. Sebab, sejak awal pemprov tak berniat untuk mengambil alih. Mereka hanya ingin membantu dari sisi membenahan infrastruktur.Hal tersebut terungkap dalam rapat koordinasi (rakor) revitalisasi Banten Lama di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kecamatan Curug, Kota Serang, Rabu (9/1).

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengatakan, rakor digelar untuk membuat kesepakatan antara Pemprov Banten dan Pemkot Serang. Salah satu poin penting yang disepakati adalah pengelolaan Banten Lama sepenuhnya diserahkan ke Pemkot Serang.“Kita serahkan, nanti kita hibahkan aset yang sudah dibangun oleh pemprov. (Penyerahan dilakukan) setelah selesai dari proses pembangunan dari yang telah kita rencanakan,” ujar kepada wartawan usai memimpin rakor.

Mantan anggota Komisi III DPR RI itu menjelaskan, penyerahan pengelolaan kepada Pemkot Serang adalah hal yang wajar. Pasalnya, sedari awal program revitalisasi Banten Lama hanya ditujukan untuk pembenahan. “Sekaligus menegaskan kembali dari segi pengelolaan kita sudah statement.

Pak Gubernur sudah statement bahwa pemprov ingin membantu Pemkot Serang untuk dapat mengembangkan potensi pariwisata religi. Kami tidak berharap Kota Serang menjadi kota yang statis. Minimal dengan dapat mengelola potensi pariwisata religi ini dapat membantu pendapatan (daerah) Kota Serang,” katanya.

Diakuinya, penyerahan tersebut disambut baik oleh Pemkot Serang yang ternyata memang ingin pengelolaan Banten Lama menjadi kewenangannya.“Makanya tadi saya tanya dulu, saya pancing seperti apa pengelolaannya. Takutnya mengelola tidak sanggup nanti kita buat badan pengelola. Ternyata Kota Serang berharap itu menjadi salah satu yang dapat dikelola oleh Kota Serang. Memang rencana kami juga diserahkan ke Kota Serang pengelolaannya,” ungkapnya.

Andika menekankan, Pemkot Serang nantinya benar-benar bisa memerhatikan aset-aset di Banten Lama. Dia tidak ingin proses pembangunan menjadi sia-sia atau cepat rusak karena tidak diawasi dengan baik.“Aset, bangunan kita buat dengan sangat mahal. Pemkot Serang saya berharap nanti dengan diserahkannya pengelolaan ini bisa menjaga aset tersebut walaupun prosesnya nanti kita hibahkan,” tuturnya.  

Terkait progres revitalisasi Banten Lama dia mengungkapkan, di 2019 ini akan memasuki tahap kedua. Adapun pengerjaan yang dilakukan di antaranya adalah penataan taman di dekat plaza utama hingga pedestrian.“Dari sisi seperti taman di depan plaza, di pedestrian untuk menjadi satu wadah pertunjukan budaya Banten. Kan ada taman, di plaza utama yang kanannya belum. (Anggaran yang disiapkan) Rp 50 miliar, itu kan belum Kota Serang untuk kios dan ada beberapa tanah yang dibebaskan untuk penunjang wisata,” ujar suami dari Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten Adde Rosi Khoerunnisa ini.

Senada dengan Andika, Penjabat (Pj) Sekda Banten Ino S Rawita juga menegaskan agar aset menjadi aspek utama yang diperhatikan. Perlu ada pengawasan secara berkesinambungan agar tidak ada tangan-tangan jahil yang merusaknya.“Kalau sampai rusak sayang sekali karena banyak yang berkunjung ke Banten Lama. Akhir pekan kalau dihitung setidaknya ada 50 bus yang masuk,” katanya.

Ditempat yang sama, Walikota Serang Syafrudin menegaskan, pihaknya akan selalu mendukung kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemprov Banten terkait Banten Lama. “Saya tanya dulu, provinsi mengharapkan PAD (pendapatan asli daerah) dari Banten Lama? Kalau tidak berharap PAD, saya kira lebih baik serahkan ke Pemkot Serang, kami yang mengelola. Akan tetapi kalau provinsi berharap PAD, provinsi yang harus mengelola ini,” tuturnya.

Syafrudin memastikan, Pemkot Serang akan senantiasa bersinergi dalam setiap proses revitalisasi Banten Lama. “Kami siap untuk mendukung revitalisasi kawasan Banten Lama ini. Kemudian juga untuk bersinergi dengan Pemprov Banten dalam rangka mewujudkan Kawasan Wisata Banten Lama menjadi wisata religi kebanggaan Provinsi Banten, khusunya Kota Serang,” pungkasnya.

Pantauan Banten Raya, rakor juga menyepakati sejumlah pon lainnya. Pemprov dan Pemkot Serang sepakat untuk melakukan pembagian tugas sambil menunggu proses revitalisasi selesai. Pengamanan kawasan menjadi tanggung jawab Dinas Satpol PP Kota Serang dibantu Satpol PP Banten.Urusan kebersihan menjadi tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup Kota Serang dan untuk arus lalu lintas menjadi bagian Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Banten. (dewa)

 

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook