Tutup Tempat Hiburan Membandel

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Jumat, 11 Januari 2019 - 11:08:55 WIB   |  dibaca: 250 kali
Tutup Tempat Hiburan Membandel

MEMBANDEL: Monitoring tempat hiburan malam oleh Dinas Satpol PP Kota Cilegon di Hana Restaurant, Kamis (10/1).

CILEGON - Menindaklanjuti desakan LSM Banten Monitoring Perindustrian dan Perdagangan (BMPP) agar Pemkot Cilegon tegas terhadap tempat hiburan malam yang beroperasi melebihi jam tayang, Dinas Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja) Kota Cilegon melakukan monitoring ke sejumlah tempat hiburan di kota berjuluk Kota Baja ini, Kamis (10/1) dini hari.
LSM BMPP juga melakukan sweeping ke sejumlah tenpat hiburan malam.

Dalam monitoring yang dilakukan Dinas Satpol PP, ditemukan Hana Restaurant yang buka melebihi jam tayang yang diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2003 tentang Perizinan Penyelenggaraan Tempat Hiburan.

Pantauan Banten Raya, Kamis (10/1) dinihari, petugas dari Dinas Satpol PP Kota Cilegon yang melakukan monitoring dibagi dalam dua kelompok tim. Tim  pertama ke tempat hiburan malam di Jalan Protokol Kota Cilegon dan Jalan Lingkar Selatan (JLS) Cilegon, sedangkan tim kedua ke tempat hiburan malam yang berada di wilayah Kecamatan Pulomerak.

Kepala Dinas Satpol PP Kota Cilegon, Juhadi M Syukur mengatakan, monitoring tempat hiburan malam dilakukan rutin oleh Dinas Satpol PP Kota Cilegon. Pada monitoring yang digelar kemarin dinihari, masih ditemukan satu tempat hiburan malam yang beroperasi lebih dari jam 12 malam. “Satu tempat hiburan malam yang masih membandel yaitu di Karaoke di Hana Restaurant,” kata Juhadi.

Dikatakannya, tempat hiburan malam yang membandel tersebut, diberikan teguran oleh pihaknya. Pengelola tempat hiburan juga diminta menandatangani berita acara monitoring. “Hanya satu tempat hiburan yang kedapatan beroperasi melebihi jam tayang, yang lainnya saat kita monitoring sudah pada tutup,” kata Juhadi.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus melakukan monitoring terhadap tempat hiburan malam. Terkait penutupan tempat hiburan malam sendiri, pihaknya hanya bisa merekomendasikan saja. “Kewenangan penutupan ada di Pak Plt Walikota (Edi Ariadi -red),” ujarnya.

Di tempat yang sama, Kepala Bidang (Kabid) Penegakkan Perda Dinas Satpol PP Kota Cilegon, Sofan Maksudi mengatakan, tempat hiburan malam yang membandel tersebut memang sebelumnya pernah mendapat peringatan. Masih ditemukannya tempat hiburan malam yang membandel bisa saja untuk direkomendasikan penutupan. “Namun, itu juga kewenangannya bukan hanya di Pol PP saja,” ujarnya.

Pihaknya masih akan mengumpulkan data untuk rekomendasi penutupan tempat hiburan malam. Hasil monitoring tersebut akan disampaikan ke Kepala Daerah dalam hal ini Plt Walikota Cilegon, Edi Ariadi.Salah satu pengelola Hana Restaurant membantah jika pihaknya beroperasi melebihi jam tayang. “Pelanggan sedang bayar bill udah mau pulang,” kilahnya. (gillang)

 

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook