Target PAD Pasar Masih Dikisaran Rp 3,3 Miliar

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Jumat, 11 Januari 2019 - 11:23:21 WIB   |  dibaca: 134 kali
Target PAD Pasar Masih Dikisaran Rp 3,3 Miliar

PAD: Salah satu pedagang ikan di Pasar Rangkasbitung yang sewa tempatnya masuk ke PAD Lebak, Kamis (10/1).

RANGKASBITUNG- Target pendapatan asli daerah (PAD) pengelolaan Pasar Rangkasbitung yang harus didapatkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lebak tahun ini nilainya masih dikisaran angka PAD 2018. Berdasarkan data yang diterima Banten Raya dari Disperindag Lebak, PAD pengelolaan pasar tahun ini ditarget Rp 3.344.242.600, sedangkan PAD tahun 2018 sebesar Rp 3.307.242.100.

Kepala Disperindag Lebak Dedi Rahmat yang ditemui di ruang kerjanya mengatakan, nilai PAD pengelolaan pasar tahun ini dengan tahun sebelumya memang tidak begitu jauh berbeda. Namun dalam perjalanannya sangat dimungkinkan untuk PAD tahun ini berkurang Rp 200 juta, karena para pedagang di kios-kios atau toko di lahan milik PT Kerata Api Indonesia sudah dibongkar oleh perusahaan tersebut.“Kalau penetapan nilai PAD tahun ini memang tidak begitu jauh dari nilai PAD 2018. Namun karena ada pembongkaran kios dan toko di lahan milik PT KAI, pendapatan PAD tahun ini ditaksir berkurang,” ujar Dedi, kemarin.

Terpisah, Sekretaris Disperindag Lebak Orok Sukmana menambahkan, bila target PAD pengelolaan pasar di 2018 mampu terealisasi dengan baik. Begitu pula pada target PAD pengelolaan pasar tahun ini pihaknya akan berupaya keras untuk merealisasikannya.

“Memang ada satu potensi pajak yang terpaksa harus dihilangkan yaitu sejumlah kios dan toko yang awalnya berdiri dilahan milik PT KAI. Namun karena lahan tersebut akan digunakan untuk pendukung sarana prasarana di Stasiun KA Rangkasbitung, maka PAD pengelolaan dari kios dan toko di lahan tersebut sudah tidak mungkin lagi didapat,” katanya. (hudaya)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook