Taekwondo Membidik Prestasi Nasional

nurul roudhoh   |   Banten Sport  |   Jumat, 11 Januari 2019 - 11:32:54 WIB   |  dibaca: 277 kali
Taekwondo Membidik Prestasi Nasional

LATIH TENDANGAN : Atlet taekwondo PPLP Banten berlatih tendangan untuk persiapan menghadapi kejuaraan, kemarin.

SERANG – Sepuluh taekwondoin Pusat Pembinaan dan Latihan Pelajar (PPLP) Banten ditargetkan untuk menggapai juara di kancah nasional baik single event maupun multi event nasional. Dua agenda nasional tersebut yakni kejuaraan nasional (kejurnas) taekwondo antar PPLP 2019 di Jawa Tengah dan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2019 di Papua.

Guna memenuhi pencapaian besar di dua event tersebut, 10 atlet taekwondo PPLP Banten mulai digembleng dengan program latihan rutin di GOR PPLP Banten, Kelurahan Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Kamis (10/1) sore sekitar pukul 16.00 WIB.“Latihan awal tahun ini mulai Senin (7/1) kemarin,” kata Gabriel Rinaldi, pelatih kepala taekwondo PPLP Banten, kepada Banten Raya, saat melatih anak didiknya.

Menurut dia, kejurnas taekwondo antar PPLP dan Popnas merupakan dua agenda besar yang wajib dimenangkan oleh anak didiknya. Pasalnya kedua event tersebut tolok ukur dari pembinaan para atletnya. “Target mah emas pastinya. Soalnya itu kan ajang tertinggi bagi atlet-atlet pelajar se Indonesia. Kalau kejurnas taekwondo antar PPLP itu single event tertinggi khusus cabor taekwondo pelajar se Indonesia,” ujar dia.

Gabriel mengungkapkan, pada kejurnas taekwondo antar PPLP 2018 lalu, tim taekwondo PPLP Banten sukses memboyong tiga medali yakni satu keping emas yang disabet Irsyad Taufik kelas 63 kg putra, dan dua medali perunggu dari nomor poomsae perorangan putra (Andi Maulana Yusuf) serta poomsae beregu campuran (Eka Aldi dan Alvia). Sedangkan, pada Popnas 2017 lalu di Semarang, Jawa Tengah, taekwondo Banten hanya persembahkan sebiji perunggu atas nama Noerheti Lutfia kelas U-53 kg putri. “Agenda tahun ini cukup padat sekali khusus pelajar. Makanya mulai awal tahun ini anak-anak kita genjot dengan program latihan rutin,” ungkapnya.

Ia menyebutkan, materi latihan yang dilakoni oleh Alya Khansa cs masih tahap persiapan umum (TPU) yang didominasi latihan fisik. “Latihan hari ini adalah mengulang basik awal lagi kan masih tahap persiapan umum. Basic awal itu di antaranya latihan tendangan untuk kecepatan kaki dan kekuatan kaki. Selain itu latihan daya tahan seperti lari jarak jauh 1,5 kilometer selama 90 menit,” ucap dia.

Gabriel Rinaldi, menuturkan, ada 10 taekwondoin yang tergabung dalam PPLP Banten. Kesepuluh atlet tersebut yakni tujuh atlet tampil di nomor kyorugi (tanding) Irsyad Taufik kelas 63 kilogram (kg), Alya Khansa kelas 53 kg senior putri, Puspa kelas 59 kg putri, Celemen kelas 55 kg putra, Gunawan kelas 48 kg putra, Aprilia kelas 46 kg putri, dan Novrika kelas 49 kg putri. Sementara tiga atlet nomor poomsae (jurus) yakni Andi Maulana Yusuf, Eka Aldi dan Alvia.

Salah satu atlet taekwondo PPLP Banten, Irsyad Taufik, mengaku dirinya siap mengikuti instruksi head coach. “Saya ingin menjaga tradisi medali emas di kejurnas dan meraih emas di Popnas di Papua. Makanya latihan rutin jadi menu saya sehari-hari demi mencapai prestasi itu,” ujar Irsyad. (harir)

 

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook