Permen Sabu Beredar di Banten

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Jumat, 11 Januari 2019 - 12:07:12 WIB   |  dibaca: 3205 kali
Permen Sabu Beredar di Banten

KEMASAN PERMEN : Narkoba jenis sabu dikemas dalam bungkus permen berhasil diungkap Ditresnarkoba Polda Banten.

SERANG- Ditrektorat Narkoba (Ditnarkoba) Polda Banten berhasil membongkar peredaran narkoba jenis sabu yang dibungkus dalam kemasan permen. Narkoba itu beredar di Kota Cilegon, Kota Serang dan Pandeglang.Dari pengungkapan kasus itu diketahui jika permen sabu itu dijual seharga Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta.

Terungkapnya peredaran permen sabu itu bermula saat Ditnarkoba menangkap EG (20) di kontrakan di Kampung Sukmajaya, Kelurahan Taktakan, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Selasa (8/1).

Dari keterangan EG, 1 paket sabu yang ditemukan di saku jaketnya tersebut didapat dari RK (18). Selanjutnya, polisi meminta EG menghubungi RK untuk datang ke kontrakannya. Setibanya di sana, polisi langsung meringkus RK tanpa perlawanan.
 
Setelah berhasil menangkap EG dan RK, polisi kembali melakukan pengembangan. Diketahui, sabu itu dipasok dari kerabat RK yang tinggal di wilayah Pandeglang berinisial LW. Kemudian, RK diminta untuk menghubunginya.
 
Tanpa merasa curiga, LW kemudian menyanggupinya untuk bertemu di depan Kantor Disdukcapil Kabupaten Pandeglang. Dengan pengawalan polisi, RK menuju lokasi yang sudah ditentukan. Setibanya di lokasi, LW langsung dirungkus polisi.

Dalam penangkapan itu, polisi kembali mengamankan barang bukti, satu paket kecil berisi sabu-sabu beserta alat isab atau bong ditemukan polisi di dalam dasbord mobil milik IW.
Menurut pengakuan IW, selain barang bukti itu, masih ada beberapa paket sabu lainnya yang dititipkan pada temannya, berinisial DS.

Selanjutnnya, anggota Ditnarkoba menuju lokasi penyimpanan sabu di Kampung Cipacing Masjid, Desa Ciputri, Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang. Di sana, polisi berhasil mendapatkan barang bukti empat belas paket kecil sabu dalam kemasan permen, dan satu orang tersangka lainnya yakni DS.

Sebelumnya, Reskrim Narkoba Polres Cilegon juga berhasil meringkus MM (25) warga Kelurahan Kebon Dalem, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon. Polisi berhasil mengamankan barang bukti sabu yang terbungkus kemasan permen di rumah di Komplek Taman Cilegon Indah (TCI) Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, Senin (07/01).

Kasubdit III Ditresnarkoba Polda Banten Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Thelly Iskandar Muda mengatakan peredaran narkoba dengan menggunakan bungkus permen dilakukan para pelaku untuk mengelabui petugas kepolisian."Setiap satu bungkus permen dijual dengan harga Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta. Satu bungkus permen bisa berisi 0,5 hingga 1 gram sabu," katanya kepada Banten Raya, kemarin.

Menurut Thelly, peredaran narkoba yang dikemas dalam bungkus permen itu sudah beredar sejak tiga bulan terakhir. Untuk pemasarannya di wilayah Serang, Cilegon hingga Kabupaten Pandeglang."Peredaran sabu dengan menggunakan bungkus permen ini akan terus kita kembangkan," ujarnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten AKBP Edy Sumardi mengatakan, peredaran sabu dengan bungkus permen tersebut belum bisa digolongkan mudus baru. Sebab dibutuhkan pendalaman lebih untuk membongkar kasus tersebut. "Masih perlu kita kaji dengan data, jika terkait modus baru," katanya.


Edy menambahkan para pelaku dapat dijerat undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika pasal 112 ayat (1) undang-undang narkotika, dengan ancaman pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 800 juta dan paling banyak Rp 8 miliar. (darjat)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook