Guru SMP di Cilegon Akan Bedah Soal UN

nurul roudhoh   |   Pendidikan  |   Jumat, 11 Januari 2019 - 12:16:44 WIB   |  dibaca: 307 kali
Guru SMP di Cilegon Akan Bedah Soal UN

MANTAU : Gubernur Banten Wahidin Halim berbincang dengan peserta Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun kemarin.

SERANG - Dalam rangka meningkatkan hasil nilai ujian nasional berbasis komputer (UNBK), Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Cilegon akan melakukan bedah soal UNBK. Kegiatan ini akan melibatkan semua guru mata pelajaran yang diujikan dalam UNBK pada jenjang pendidikan SMP di Kota Cilegon.

Kepala Dindik Kota Cilegon Mukhtar Gozali mengatakan, agar kegiatan bedah kisi-kisi lebih bermutu, pihaknya akan menghadirkan sejumlah pembicara yang merupakan hasil rekomendasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Sehingga guru pada mata pelajaran yang diujikan lebih paham dengan soal UNBK mendatang.

Mukhtar mengaku, kegiatan bedah kisi-kisi akan dilaksanakan Tanggal 13 mendatang di salah satu lokasi yang mampu menampung para guru mata pelajaran UNBK yang hadir. Dengan adanya kegiatan ini, maka guru diharapkan dapat memahami kondisi soal yang akan menjadi bahan kajian di sekolahnya masing-masing."Guru yang ikut kegiatan ini akan mentransformasi informasi kisi-kisi soal tersebut kepada peserta UNBK di sekolahnya masing-masing. Dengan demikian, peserta UNBK memiliki gambaran dan akan lebih memahami kondisi soal yang akan dilaksanakan pada UNBK mendatang," kata Mukhtar kepada Banten Raya, kemarin.

Dalam kesempatan itu, Mukhtar juga berharap dengan adanya kegiatan ini maka peserta UNBK bisa mendapatkan nilai yang lebih baik dibandingkan tahun kemaarin. Karena hasil UNBK tahun kemarin, nilai Kota Cilegon mendapatkan rangking dua mengalahkan Kota Tangerang.

Dengan adanya kegiatan ini, kata Muhktar, diharapkan peserta UNBK Kota Cilegon minimal bisa mempertahankan rangking tersebut, dan maksimal target nilai bisa meraih juara pertama mengalahkan Kota Tangerang Selatan."Namanya juga target harus setinggi-tinggi. Jika tahun kemarin kami mendapatkan juara dua, tahun ini harus juara satu," tegasnya.

Masih kata Mukhtar, adapun kegiatan bedah kisi-kisi ini dilakukan satu hari, kemudian guru yang menjadi peserta melakukan pemantapan UNBK dengan melakukan pelatihan kepada peserta UNBK. Hasil pelatihan ini akan menjadi bahan evaluasi kepada peserta UNBK Tahun 2019 ini.

"Jika hasil pelatihan peserta UNBK mendapatkan nilai yang bagus, maka harus dipertahankan. Namun jika belum bagus, maka akan terus didorong pelatihannya sampai mendapatkan nilai yang maksimal," ungkapnya."Karena masih banyak waktu bagi peserta UNBK melakukan pelatihan, dan guru terus melakukan pemantapan dan persiapan untuk mensukseskan UNBK tersebut," sambungnya. (satibi)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook