Tatu Ingin OPD Bekerja Cepat

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Jumat, 11 Januari 2019 - 12:32:33 WIB   |  dibaca: 257 kali
Tatu Ingin OPD Bekerja Cepat

SIAP DIGUNAKAN : Bupati Serang Rt Tatu Chasanah menyerahkan DPA kepada Inspektur Pemkab Serang Rahmat Jaya, di aula Tb Suwandi, Pemkab Serang, Kamis (10/1).

SERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang menyerahkan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) kepada para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan para camat di lingkungan Pemkab Serang. Dengan telah diserahkannya DPA dan telah diterbitkannya surat penyediaan dana (SPD) triwulan pertama, maka para kepala OPD paling lambat satu bulan harus segera ditindaklanjuti dengan membuat perjanjian kerja.

Untuk diketahui, anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kabupaten Serang tahun anggaran 2019 sebesar Rp3,2 triliun dengan komposisi belanja langsung sebesar Rp1,52 triliun atau sebesar 47,22 persen. Sedangkan untuk komposisi belanja tidak langsung sebesar Rp1,69 triliun atau sebesar 52,78 persen terhadap total belanja.

Bupati Serang Rt Tatu Chasanah mengatakan, para kepala OPD yang mempunyai pekerjaan fisik harus bekerja dengan cepat, yaitu dengan mengusulkan kegiatannya untuk segera dilelangkan. “Terutama dinas perkim (Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Tata Bangunan), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) dan juga Dinas Kesehatan (Dinkes), itu harus secepatnya,” kata Tatu, kamis (10/1).

Terkait dengan penggunaan anggaran, Tatu menegaskan, OPD selaku pengguna anggaran harus selalu memegang teguh prinsip pengelolaan keuangan daerah yang baik, taat pada peraturan perundang-undangan, transparan, bertanggungjawab dengan menjunjung tinggi asas keadilan serta memperhatikan rencana dan prioritas program yang telah ditetapkan dengan mengedepankan asas manfaat dan berorientasi untuk kesejahteraan masyarakat.

“Kemudian faktor ketepatan waktu sangat penting untuk kita perhatikan. Kita ingin agar seluruh kegiatan yang telah direncanakan dapat mulai dilaksanakan sejak awal tahun anggaran. Terutama yang nilai pekerjaannya besar karena pasti butuh waktu pengerjaan yang panjang, kemudian ada masa pemeliharaan. Jangan sampai programnya jadi diluncurkan tahun berikutnya,” ujarnya.

Tatu juga menyoroti rencana pembangunan tempat pembuangan sampah akhir (TPSA) Bojong Menteng karena masih menjadi persoalan yang harus segera diselesaikan. “Kabupaten Serang harus secepatnya punya TPSA, mau diselesaikan per zona, atau diselesaikan di kecamatan atau satu TPSA yang besar itu harus secepatnya. Untuk persoalan sampah ini kami minta provinsi untuk bersama-sama mencari solusi,” paparnya.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Serang Fairu Zabadi mengatakan, penyerahan DPD dilakukan sebagai upaya untuk mempercepat dimulainya perlaksanaan kegiatan dan pembangunan tahun anggaran 2019. “Kemudian juga untuk memacu para kepala OPD mempersiapkan rencana kegiatan dengan tepat waktu dan tepat sasaran serta menghasilkan output yang membawa perubahan bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” katanya. (tanjung)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook