Relawan Demokrasi Dihonor Rp 750 Ribu

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Sabtu, 12 Januari 2019 - 11:14:02 WIB   |  dibaca: 354 kali
Relawan Demokrasi Dihonor Rp 750 Ribu

DILANTIK : Ketua KPU Kota Cilegon, Irfan Alfi melantik pengurus PPK yang baru di Aula Kecamatan Citangkil, Jumat (11/1).

CILEGON – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cilegon akan melakukan perekrutan relawan demokrasi untuk Pemilu 2019. Ada 11 basis pemilih strategis atau kategori yang direkrut, salah satunya adalah relawan berbasis pengguna media sosial (medsos), seperti Facebook (fb), Twitter, dan Instagram (Ig). Mereka nanti akan dihonorRp 750 ribu per bulan selaam 3 bulan.

 

Ketua KPU Kota Cilegon, Irfan Alfi menjelaskan, pada Pemilu 2019 ada 55 relawan yang direkrut dengan 11 kategori, salah satunya adalah pengguna medsos dengan pertemanan dan pengikut minimal 2.000 orang. Selain banyak pertemanannya, juga mahir menggunakan medsos tersebut. “Syaratnya dia punya teman facebook dan pengikut twitter sekitar 2.000 orang,” katanya kepada Banten Raya, Jumat (11/1).

Irfan menjelaskan, pengguna medsos yang direkrut tersebut nantinya diminta untuk mengajak dan menyosialiasaikan berbagai tahapan pemilu melalui dunia maya. Pemilihan pengguna medsos sebagai relawan demokrasi itu, karena sekarang eranya teknologi digital, dimana hampir mayoritas orang memiliki medsos. Disamping itu juga untuk menangkal hoaks atau berita-berita bohong tentang pemilu. “Sekarang ini eranya teknologi digital. Pengguna medsos menjadi relawan supaya bisa menyiarakn berbagai tahapan dan mengajak untuk memilih,” jelasnya.

Kepala Divisi Sosialisasi KPU Kota Cilegon, Pacthurrohman mengungkapkan, KPU Kota Cilegon sudah mendapatkan surat edaran (SE) KPU RI untuk melaksakana perekrutan. Konsep perekrutan sudah dibuat dan akan dipublikasikan kepada warga pada Senin (14/1). “SE-nya sudah turun, sekarang ini akan ada rakor untuk teknisnya. Rencananya pekan depan sudah dipublikasi,” ungkanya.

Pacthurrohman menambahkan, bukan hanya mengajak untuk meningkatkan partisipasi pemilih saja, relawan diharapkan juga bisa membangun demokrasi yang cerdas, sehingga warga bisa melilih secara selektif dengan pertimbangan yang rasional, bukan karena iming-iming politik uang atau transaksional. “Tujuan utamanya tentu saja partisipasi pemilih dan menjadikan pemilihnya juga menjadi cerdas dan rasional,” imbuhnya.

Hal lain yang berbeda pada relawan demokrasi 2019, kata Pacthurrohman, adalah adanya relawan berbasis disabilitas. Rewalawan tersebut akan mengajak seluruh pemilih yang masuk dalam kategori disabilitas. “Bukan hanya relawan pengguna medsos saja, yang disabilitas juga ada, syaratnya adalah ketua lembaga atau penggiat disabilitas,” pungkasnya.

Kepala Sub Bagian (Kasubag) Teknis dan Hupmas KPU Kota Cilegon, Amir Efendi menambahkan, untuk pendafrtaran sudah dimulai pada Jumat (11/1) kemarin. Nantinya, relawan tersebut akan dipekerjakan selama 3 bulan dengan honor Rp750 ribu perbulannya. “Sudah kami umumkan melalui web resmi kami. Nanti akan mendapatkan honor sekitar Rp750 ribu perbulannya,” ungkapnya. (uri)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook