Korban Pembunuhan Membusuk di TPU

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Sabtu, 12 Januari 2019 - 11:44:30 WIB   |  dibaca: 235 kali
Korban Pembunuhan Membusuk di TPU

OLAH TKP : Anggota Polres Kota Serang, Kamis (10/1) malam, melakukan olah TKP di lokasi penemuan mayat perempuan tak berindentitas untuk mencari bukti-bukti.

SERANG- Sesosok mayat perempuan dalam kondisi telanjang (tidak pakai celana) dengan kondisi leher dan tangan terjerat tali ditemukan membusuk di Tempat Pemakaman Umum (TPU), Lingkungan Tanjakan, Kelurahan Banjar Agung, Kecamatan Cipocok, Kota Serang, Kamis (10/1) malam sekitar pukul 22.00. Lokasi TPU itu tidak jauh dari Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) Banten. Korban diduga merupakan korban pembunuhan.

Belum diketahui identitas jenazah wanita ini, namun di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) ditemukan sebuah kartu tanda penduduk (KTP) atas nama Tia warga Kampung Pasirangdu, Desa Pagadungan, Kecamatan Karang Tanjung, Kabupaten Pandeglang, yang lahir pada 2 Januari 1976.

Kasatreskrim Polres Serang Kota AKP Ivan Adithira mengatakan, kondisi korban sudah membusuk. Korban ditemukan oleh warga yang hendak berziarah ke makam di TPU Lingkungan Tanjakan.

Dugaan kuat, mayat perempuan itu merupakan korban pembunuhan."Untuk penyebab kematianya masih diselidiki oleh Forensik. Tapi ditemukan tali plastik dileher dan tangan korban terikat oleh kain, kuat dugaan dibunuh," katanya kepada Banten Raya, Jumat (11/1) siang.

Menurut Ivan dari hasil pemeriksaan sementara, korban menggunakan kemeja, kaos dalam dan bra. Sedangkan untuk bagian bawah, tidak berbusana. Pada tangan korban masih menempel jam tangan. Di lokasi polisi juga menemukan beberapa barang-barang lainnya, seperti celana jeans, sepasang sandal jepit warna hitam, dan tas warna putih berisi 2 sim card, tidak jauh dari jasadnya."Untuk ciri ditubuhnya, korban menggunakan gigi palsu pada rahang atas barisan gigi depan hingga belakang. Korban diperkirakan berumur 35 hingga 55 tahun," ujarnya.

Ivan mengungkapkan, melihat kondisi jenazah, korban diduga sudah meninggal satu pekan lamanya. Karena kondisi korban sudah menghitam dan membusuk. Banyak warga yang menduga jenazah tersebut korban dibakar untuk menghilangkan jejak pelaku.
"Korban bukan dibakar, tapi memang sudah lama dan dalam proses pembusukan," ungkapnya.

Ivan menegaskan, untuk keperluan penyelidikan, jenazah korban sudah dibawa ke Rumah Sakit dr Drajat Prawiranegara (RSDP) Serang untuk diautopsi, sambil mencari petunjuk identitas korban."Identitas tidak dapat dikenali, sedang dalam pencarian kami," tegasnya.

Sony, warga sekitar kejadian mengatakan bahwa penemuan mayat di dalam area TPU itu pertama kali ditemukan oleh warga yang hendak malaksanakan ziarah kubur. Selanjutnya dilaporkan ke ketua RT Lingkungan Tanjakan RT 01/04 Junaidi."Kalau yang lapor ke polisi itu Pak RT, tapi yang melihat pertama kali orang yang mau ziarah kubur. Biasanya malam Jumat memang ada aja yang datang ke sini," katanya.

Menurut Sony, beberapa warga sempat mengabadikan kondisi jenazah yang terlihat seperti terbakar api. Namun ketika lima anggota Polsek Cipocok tiba di lokasi kejadian, warga tidak diizinkan mendekati lokasi penemuan mayat tersebut."Kayak orang dibakar, geseng (gosong). Cuma langsung diusir polisi (tidak boleh mendekat)," ujarnya. (darjat)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook