Syafrudin: Jangan Biarkan Ada PKL di Stadion

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Sabtu, 12 Januari 2019 - 11:57:54 WIB   |  dibaca: 117 kali
Syafrudin: Jangan Biarkan Ada PKL di Stadion

JUMAT BERSIH : Wakil Walikota Serang Subadri memberikan area Stadion Maulana Yusuf , Kota Serang, Jumat (11/1). Kegiatan yng dinamai Jumat Bersih (Jumsih) danjuga dihadiri Walikota Serang Syafrudin.

SERANG- Walikota Serang Syafrudin memantau aksi bersih-bersih area Stadion Maulana Yusuf Ciceri melalui gerakan Jumat Bersih, kemarin. Syafrudin meminta semua organisasi perangkat daerah (OPD) menjaga stadion agar jangan sampai satu menit pun ada pedagang berjualan di sana.“Jangan sampai ada semenit pun pedagang yang jualan di sini,” ujar Syafrudin didampingi sejumlah kepala OPD.

Syafrudin mengatakan bahwa stadion adalah tempat olahraga. Karena itu stadion harus dikembalikan pada fungsinya yang semula sebagai tempat olahraga. OPD (organisasi perangkat daerah) terkait seperti Disparpora, Satpol PP, Dishub, dan Disperindagkop dan UKM harus menjaga stadion agar tdaik ada lagi aktivitas jual-beli di area tersebut. “Saya minta semua OPD yang terkait bekerja sama dan jangan saling lempar tanggung jawab," ujar Syafrudin.

Mantan Camat Kasemen ini menyatakan bahwa saat ini kondisi stadion sudah bersih dari pedagang dan kios-kios yang menyalahi aturan. Jika OPD menemukan masih ada pedagang di area stadion, maka harus ditegur agar tidak berjualan di stadion. Ke depan area stadion akan dibenahi dengan baik dan sesuai dengan fungsi semula. "Kita akan tata. Mudah-mudahan ada bantuan dari provinsi atau pusat," katanya.

Wakil Walikota Serang Subadri Ushuludin yang mendampingi Syafrudin mengatakan bahwa ia mewajibkan semua OPD hadir dalam Jumat Bersih (Jumsih) kemarin untuk membersihkan area stadion yang saat ini masih terlihat kumuh. Bagi yang tak hadir akan diberi sanksi. Apalagi, sebelumnya surat pemberitahuan telah dilayangkan. Menurutnya, ASN harus memberikan contoh kepada masyarakat bagaimana menjaga kebersihan. "Kita ingin mulai dari jajaran Pemkot Serang dulu untuk memberikan contoh kepada masyarakat," katanya.

Subadri mengatakan bahwa stadion merupakan area publik sehingga bila ada sesuatu akan dengan mudah diketahui oleh publik. Bila area stadion kumuh, maka yang akan disalahkan pertama kali pasti Pemkot Serang sebagai pengelola stadion.

Karena itu, setelah pembongkaran warung dan kios di sekitaran stadion dilakukan, Jumat Bersih difokuskan di stadion. Apalagi masih ada puing dan sampah sisa penertiban warung dan kios beberapa waktu lalu."Karena masih banyak sampah dan puing-puing bekas penertiban, makanya Jumsih kita pusatkan di stadion,” ujar mantan Ketua DPRD Kota Serang ini.

Subadri menyatakan bahwa menjaga kebersihan sesungguhnya merupakan kewajiban semua orang, tidak hanya pegawai pemerintah. Karena itu masyarakat juga harus ikut menjaga kebersihan. Dia berharap ke depan masyarakat bisa ikut menjaga kebersihan sarana publik yang sudah dibangun oleh pemerintah daerah. (tohir)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook