Pasar Pemkab Belum Bersertifikat SNI

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Sabtu, 12 Januari 2019 - 12:07:20 WIB   |  dibaca: 112 kali
Pasar Pemkab Belum Bersertifikat SNI

TERUS DITINGKATKAN : Pasar Tirtaysas, di Kecamatan Tirtayasa belum memiliki sertifikat SNI karena fasilitas yang belum memadai, Jumat (11/1).

SERANG – Badan Standardisasi Nasional (BSN) melakukan penilaian terhadap tiga pasar di Kabupaten Serang yakni Pasar Ciomas, Pasar Tirtayasa, dan Pasar Petir, atas permintaan Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Serang. Hasilnya, tidak ada satu pun dari tiga pasar itu yang memenuhi standar nasional Indonesia (SNI) karena masih kekurangan fasilitas penunjang.

Kepala Diskoperindag Kabupaten Serang Abdul Wahid mengatakan, BSN memberikan rekomendasi agar diskoperindag melakukan pembenahan dan pembinaan. “Jadi untuk mendapatkan sertifikasi SNI kami diminta untuk melengkapi fasilitas seperti musala, puskesmas pembantu, tempat menyusui, dan ruang perpustakaan,” kata Wahid, Jumat (11/1).

Ia menjelaskan, meski sertifikat SNI tidak wajib namun penting untuk dimiliki karena dengan demikian pasar-pasar yang telah memiliki sertifikat SNI dianggap sebagai pasar yang baik. “Kalau sudah ada sertifikat SNI-nya, baik pedagang maupun pembeli harus menjaga standar SNI itu, seperti menjaga kebersihan karena pasar yang memiliki sertifikat harus tetap bersih dan memberikan kenyamanan,” ujarnya.

Wahid menuturkan, selain tiga pasar di atas, pihaknya juga akan mengusulkan Pasar Padarincang kepada BSN untuk dilakukan penilaian karena Pasar Padarincang sudah memiliki fasilitas sesuai standar SNI. “Kita akan usulkan juga Pasar Padarincang untuk dinilai sambil kita membenahi Pasar Ciomas, Petir, dan Pasar Tirtayasa. Kita ingin Pasar Padarincang bisa menjadi perconotoan bagi pasar-pasar yang lain,” paparnya.

Selain melakukan pembenahan terhadap fasilitas penunjang pasar, lanjut Wahid, pihaknya juga akan terus melakukan pembinaan kepada para pedagang agar bersama-sama menjaga fasilitas yang ada di pasar. “Saya berharap semua pedagang punya rasa memiliki terhadap semua fasilitas yang ada di pasar. Kemudian tidak mempermainkan timbangan agar kepercayaan pedagang tetap terjaga,” katanya. (tanjung)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook