DPK Banten Bentuk 477 Perpstakaan Desa

nurul roudhoh   |   Pendidikan  |   Jumat, 18 Januari 2019 - 11:39:14 WIB   |  dibaca: 470 kali
DPK Banten Bentuk 477 Perpstakaan Desa

PERPUSTAKAAN DESA : Abdul Majid (kanan), Kepala Bidang Pembinaan Perpustakaan dan Kearsipan pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Banten, secara simbolis menyerahkan buku kepada Kepala Desa Matagara, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, di Kantor Desa Matagara, kemarin.

SERANG - Untuk mendekatkan layanan literasi bagi masyarakat Desa, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Banten menjalankan Program Pengembangan Perpustakaan dan Minat Baca bagi masyarakat Desa.

Kepala DPK Banten Ajak Moeslim mengatakan, Program Pengembangan Perpustakaan dan Minat Baca adalah bantuan pemberian buku untuk perpustakaan desa dalam rangka mendekatkan layanan literasi kepada masyarakat desa.

Kata Ajak, dengan adanya program tersebut maka masyarakat desa tidak perlu mendatangi perpustakaan hanya untuk membaca buku atau mencari literasi. Karena kebutuhan tersebut bisa terpenuhi dari koleksi buku milik perpustakaan desa.

Adapun jenis buku yang dihibahkan untuk semua kalangan, diantaranya buku keagamaan, life skill seperti peternakan, referensi untuk pelajar dan mahasiswa. Dengan referensi itu masyarakat desa bisa belajar di perpustakaan desa."Tidak hanya belajar, perpustakaan desa bisa menjadi sarana bagi para kelompok tadi bisa mendiskusikan buku tersebut dengan pengalaman sebagai petani," kata Ajak kepada Banten raya di ruang kerjanya, Kamis (17/1).

Mantan Kepala Dindikbud Banten ini menegaskan, inti dari program ini untuk memberikan pencerahan dan wawasan bagi masyarakat desa. Tahun kemarin ada 10 titik, tahun ini hanya 6 titik. Adapun untuk menentukan titik bantuan, lanjut Ajak, berdasarkan usulan dari pemerintah kabupaten/kota se-Banten. Kendati demikian, bantuan akan diprioritaskan bagi masyarakat desa yang sudah memiliki sarana dan prasarana pendukung dalam pembentukan perpustakaan desa.

Tidak hanya itu, kata Ajak, DPK Banten juga melatih sumber daya manusia pengelola perpustakaan desa selama tiga hari. Pelatihan ini berisikan mengenai pengelolaan perpustakaan desa sesuai dengan aturan yang berlaku."Bahkan buku yang dihibahkan sudah diatur sesuai standar perpustakaan, bukunya pun sudah diklasifikasi dan kodefikasi serta tata cara penyimpanannya sudah diatur. Sehingga masyarakat desa dan pengelola tinggal menikmati," ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Ajak berharap, dengan adanya program ini masyarakat gemar membaca akan tumbuh di pedesaan. Karena hal tersebut penting sesuai dengan gerakan pemberantasan buta aksarana.

Senada disampaikan Edy penanggungjawab Program Pengembangan Perpustakaan dan Minat Baca pada DPK Banten, hibah yang diberikan berupa 1.000 buku dengan 500 judul buku dan dua unit rak untuk perpustakaan desa.

Ia mengaku, enam titik yang mendapatkan hibah tersebut diantaranya adalah Desa Cibeber, Kecamatan Cibebek, Kabupaten Lebak, Desa Giri Jaya, Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang, Desa Ciomas, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Desa Matagara dan Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang."Program ini sudah berjalan sejak Tahun 2008 lalu, namun tidak setiap tahun program ini ada karena program ini bersumber dari APBN. Sejak Tahun 2008 hingga tahun ini, DPK Banten sudah memberikan hibah kepada 477 desa atau kelurahan dari 1.5501 desa/kelurahan se-Banten," katanya. (satibi)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook