Tengkorak Manusia Ditemukan di Cidurian

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Jumat, 18 Januari 2019 - 11:56:35 WIB   |  dibaca: 906 kali
Tengkorak Manusia Ditemukan di Cidurian

DIDUGA DIBUNUH : Tengkorak yang ditemukan di Desa Bendung, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, Rabu (16/1).

SERANG - Warga Kampung Bendung Rancalang, Desa Bendung, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, Rabu (16/1) sore, digegerkan penemuan tengkorak manusia yang tertutup ilalang di pinggir kali Cidurian, Kecamatan Tanara. Diduga jasad laki-laki yang diperkirakan berumur 14 tahun tersebut merupakan korban pembunuhan.

Kapolsek Tanara AKP Nurohman mengatakan, mayat itu pertama kali ditemukan oleh warga yang hendak mencari ikan di Kali Cidurian, Kampung Bendung Rancalang. Ketika ditemukan, mayat sudah membusuk dan bagian kepalanya sudah menjadi tengkorak. "Sekitar jam 5 sorean. Mayat ditemukan dipinggir kali, kondisinya suda berbentuk tengkorak," katanya kepada Banten Raya, Kamis (17/1).

Menurut Nurohman, meski sudah membusuk dan sebagian tubuh jadi tengkorak, sweeter berwarna pink dan celana hitam bergaris yang dikenakan masih menempel di tubuh korban dan itu bisa menjadi petunjuk untuk mengungkap identitas korban. "Identitas tidak kita temukan di lokasi, hanya ada pakaian yang dikenakan saja," ujarnya.

Lebih lanjut, Nurohman mencurigai jika mayat yang sudah menjadi tengkorak itu merupakan korban pembunuhan. Meski tidak ditemukan barang bukti kejahatan, namun ketika ditemukan, korban ditutupi ranting-ranting. Modus itu biasa digunakan pelaku pembunuhan agar tidak ada warga yang bisa menemukannya. "Yang jelas ranting itu tidak mungkin menutupi korban dengan sendirinya, pasti ada orang lain yang melakukannya," ujarnya.

Terkait identitas, Nurohman menegaskan sudah ada warga Desa Bendungan yang datang ke Polsek Tanara. Warga itu mengaku anaknya bernama Aldi (14) sejak 6 Januari kemarin tidak pulang ke rumah. Namun pihaknya belum bisa memastikan jasad itu merupakan warga yang dilaporkan hilang. "Kita tunggu hasil autopsi rumah sakit dulu. Memang ada warga yang datang ke kami dan mengaku jika jenazah yang ditemukan di Kali Cidurian itu anaknya. Tapi kita tunggu hasilnya nanti," tegasnya.

Sementara itu, dokter spesialis forensik Rumah Sakit dr Drajat Prawiranegara (RSDP) Serang, dr Budi Suhendar mengatakan, dari hasil pemeriksaan yang dilakukannya, mayat yang ditemukan di Kecamatan Tanara itu diduga korban pembunuhan. "Ada beberapa luka di tengkorak kepala.

Perkiraan umurnya 13 sampai 16 tahun, jenis kelaminnya laki-laki," katanya.Budi mengaku tidak bisa memberikan penjelasan berapa lama korban meninggal, karena hal itu menjadi kewenangan kepolisian untuk menyampaikan. "Proses pembusukan jenazah bisa terjadi cepat, bisa juga lambat tergantung kondisi," katanya. (darjat)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook