Arya Raih Pringkat 1 Tes CPNS Kemensos

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Senin, 21 Januari 2019 - 11:23:43 WIB   |  dibaca: 341 kali
Arya Raih Pringkat 1 Tes CPNS Kemensos

CILEGON – Jika sebelumnya ada Herayati (23), anak seorang tukang becak asal Kotasari, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, yang lulus cum laude di Institute Teknologi Bandung (ITB), kini giiran Arya Putra Nugraha (24).

Warga Lingkungan Gudang, RT 03/03, Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Jombang yang merupakan keluarga tidak mampu yang masuk Program Keluarga Harapan (PKH) ini lulus dengan meriah peringkat 1 tes CPNS di Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia (RI), belum lama ini.

Anak keempat pasangan Ariful Sofyan Bahri (67) dan Euis Kurniasih (40) ini lulus CPNS dengan nilai 71.Arya juga merupakan lulusan Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI) dari beasiswa Kemensos kuliah di melalui melalui program bidik misi.

Minggu (20/1) kemarin, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Cilegon, Abadiah bersama dengan pendamping PKH mengunjungi keluargaArya di Lingkungan Gudang, RT 3/3, Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Jombang.

Abadiah menyatakan, dengan prestasi yang diraih Arya diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh anak-anak dari keluarga tak mampu yang masuk PKH di Cilegon, yang jumlahnya mencapai 5.297 lebih.

Arya, kata Abadiah, menjadi contoh karena ketekunannya dan tidak pernah mengeluh untuk terus belajar.“Kami mengunjungi untuk memberikan apresiasi kepada keluarga Arya. Sebab, meski kurang mampu masih memperioritaskan pendidikan untuk anak-anaknya,” katanya kepada Banten Raya usai mengunjungi rumah Arya di Lingkungan Gudang, kemarin.

Abad menjelaskan, keluarga Arya merupakan penerima bantuan sosial sejak 2013. Bantuan tersebut berupa Jaminan Sosial Cilegon Mandiri (JSCM) dari Pemkot Cilegon, Jaminan Sosial Rakyat Banten Barsatu (Jamsosratu) dari Provinsi Banten dan PKH dari Pemerintah Pusat.

Dikatakan, keluarga Arya menerima bantuan karena bapaknya sudah menganggur sejak istrinya terkena kanker rahim, sehingga setiap hari harus mendapatkan perawatan. “Ada banyak bantuan yang diterima, selain beasiswa dari program bidik misi, dari pemkot sampai pusat juga diberikan,” tegasnya.

Arya menyampaikan terimakasihnya atas bantuan dari pemerintah kepada keluarganya. Arya mengaku, motivasinya mengikuti CPNS Kemensos, karena ingin berkontribusi pada kementerian yang telah memberikan bantuan dan pendampingan pada keluarganya.

“Selama ini program PKH ini sangat membantu keluarga kami dalam memenuhi kehidupan sehari-hari. PKH juga meringankan biaya pendidikan, sehingga dapat memenuhi hak kami. Untuk itu saya ingin memberikan balas budi dengan bekerja di Kemensos,” ungkap Arya melalui pesan Whats App.

Dengan ilmu hukum yang ia miliki, Arya mengaku ingin berkontribusi untuk lebih mengangkat harkat dan martabat keluarganya dan keluarga penerima PKH lainnya.Sementara itu, orangtua Arya, Ariful mengatakan, dengan progam yang diberikan pemerintah telah banyak membantu, salah satunya adalah pendidikan anaknya.

Saat ini, kata Ariful, adiknya Arya, Ari juga tengah menempuh S1 di UI dalam progam bidik misi atau beasisiwa dari kemensos. “Adiknya, Ari sekarang juga sedang kuliah di UI dengan program yang sama. Kami tentu berterimakasih kepada pemerintah,” singkatnya. (uri)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook