Sopir Angkot Adukan Teror Preman

nurul roudhoh   |   Metro Tangerang  |   Senin, 28 Januari 2019 - 14:31:08 WIB   |  dibaca: 344 kali
Sopir Angkot Adukan Teror Preman

SERAP ASPIRASI : Menhub Budi Karya Sumardi nongkrong bareng sopir angkutan kota di Ciledug, Kota Tangerang, Sabtu (26/1).

KOTA TANGERANG - Menteri Perhubungan Republik Indonesia (Menhub RI) Budi Karya Sumardi mendapat aduan dari sopir angkot di Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, mengenai keberadaan trayek Transjakarta yang menurunkan pendapatan mereka. Aduan tersebut mereka sampaikan ketika Budi datang ke tempat mereka untuk "nongkrong" sekaligus menyampaikan deklarasi dukungan ke pasangan capres cawapres Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin, Sabtu (26/1).

"Busway kan sampai Puri Beta, sekarang sampai Ciledug Pak (menyebut Budi Karya Sumardi). Tadinya kita enggak terlalu sulit cari penumpang, kalau bisa kita kembalikan sampai Puri Beta saja Pak. Begitu diperpanjang ke Ciledug, menderita sekali nih Pak, sopir angkot nih Pak," ujar salah satu sopir angkot yang tidak menyebutkan namanya di forum tongkrongan itu.

Menhub menanggapi aduan terkait busway dan trayek Trasjakarta itu. Dia mengatakan akan menyampaikannya ke Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. "Saya tampung. Nanti saya ajak bicara Pak Gubernur DKI ya karena kewenangan trayek kan di DKI," ujar Budi.

Selain masalah trayek, Budi juga mendapat keluhan sopir angkot, yang kebanyakan jurusan Ciledug - Kebayoran Lama atau angkot C01. Budi mendapat aduan soal sopir preman yang sering diganggu preman, dan ada juga petugas Dishub yang sering menilang. "Ada penguasaan oleh preman di suatu tempat. Jadi saya akan minta ke Pak Kapolres untuk menertibkan. Ada perlakuan sewenang-wenang terhadap angkot. Di mana dilakukan tilang di beberapa tempat," ujarnya.

Selain mengaku kerap diintimidasi, Budi juga dikejutkan bahwa tak sedikit para sopir angkot yang belum melakukan perpanjangan surat izin mengemudi (SIM). Budi menilai, permasalahan yang dialami para sopir angkot tak boleh berlarut-larut. Karena, permasalahan lainnya akan menghampiri mereka. "Karena kalau mereka liar, pasti nantinya akan bermasalah.

Tadi ada satu hal yang surprise juga, mereka ternyata masih banyak yang belum memperpanjang SIM. Nanti saya carikan dana untuk mereka tetap berpenghasilan dengan memiliki SIM," katanya. (mg-imron)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook