Bus Trans Cilegon Mandiri Bakal Dilengkapi Pramugari

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Selasa, 29 Januari 2019 - 12:15:15 WIB   |  dibaca: 487 kali
Bus Trans Cilegon Mandiri Bakal Dilengkapi Pramugari

SIAP BEROPERASI : Bus Trans Cilegon Mandiri yang akan dilaunching pada 7 Februari 2019. Dua unit bus tersebut saat ini masih terparkir di Kantor Dishub Kota Cilegon, Senin(28/1).

CILEGON - Bus Trans Cilegon Mandiri yang digadang-gadang sebagai angkutan massal di Kota Cilegon rencananya akan dioperasikan pada 7 Februari 2019. Angkutan massal yang dioperasikan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cilegon akan dilengkapi juga dengan pramugari.

“Untuk operasional yang sudah kita siapkan driver ada empat, dua rekrutmen baru dan dua driver cadangan dari petugas Dishub Cilegon. Begitu juga dengan awak bus yang dilengkapi satu pramugari berasal dari petugas Dishub. Jadi satu unit bus satu driver dan satu pramugari itu perempuan,” papar Kepala Dishub Kota Cilegon, Andi Affandi ditemui di ruang kerjanya, Senin (28/1).

Andi mengatakan, launching trayek bus Trans Cilegon Mandiri baru akan dilakukan pada 7 Februari 2019. Awalnya, memang direncanakan launching pada Januari 2019. Namun, ada perubahan jadwal karena berbagai hal. “Persiapan launching harus kita lakukan, juga harus menyesuaikan jadwal Plt (Pelaksana Tugas) Walikota (Edi Ariadi-red). Pak Plt nanti yang akan melaunching,” kata Andi.

Andi menjelaskan, program bus Trans Cilegon Mandiri masuk program prioritas Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon. Program bus Trans Cilegon Mandiri tersebut juga masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016-2021. “Program tersebut juga akan terus dikembangkan. Jika dalam tahun ini baru ada satu koridor yaitu Terminal Seruni -Ciwandan, nanti kita akan buat lima koridor dalam beberapa tahun ke depan,” urainya.

Menurut Andi, saat ini untuk operasional Trans Cilegon Mandiri baru tersedia dua unit bus bermerk Hino dengan balutan rangka bus dari karoseri New Armada, Magelang. Shelter penumpang baru tersedia empat, yaitu di Terminal Seruni satu unit shelter, di JLS kilometer 0 dua unit shelter, dan di JLS Ciwandan yang masuk Kelurahan Kepuh satu unit shelter.

Kata Andi, pada operasional Trans Cilegon Mandiri, pada tahap awal bebas biaya alias gratis. Namun, kedepan pihaknya akan memberlakukan tarif flat bagi penumpang. “Saat ini kami sedang persiapan untuk launching, nanti langsung operasional. Untuk jam pemberangkatan nanti juga akan kita atur,” jelasnya.

Ia menambahkan, dengan beroperasinya Trans Cilegon Mandiri, pihaknya berharap para pekerja industri dan pelajar di sekitar JLS bisa beralih dari kendaraan pribadi ke angkutan umum. Angkutan massal juga diklaim untuk membantu akses bagi karyawan yang tidak mendapat fasilitas antar jemput karyawan dari perusahaan. “Keuntungannya naik angkutan umum itu banyak dibanding kendaraan pribadi, selain mengurangi kemacetan juga bisa mengurangi polusi udara, ditambah penumpang bisa istirahat di bus,” imbuhnya.

Untuk diketahui, shelter bus Trans Cilegon Mandiri yang berada di Terminal Seruni, Jalan Lingkar Selatan (JLS) kilometer 0 dan di Ciwandan sudah jadi. Bus Trans Cilegon Mandiri yang berjumlah dua unit juga terparkir di halaman Kantor Dishub Kota Cilegon yang berada di Jalan Akses Tol Cilegon Timur, Kelurahan Kedaleman, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon.

Kepala Seksi (Kasi) Pengembangan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) pada Dishub Kota Cilegon, Pakalima Barutu mengatakan, Trans Cilegon Mandiri saat ini baru tersedia dua unit dan empat shelter. Padahal, idealnya ada 16 unit shelter dan tujuh armada bus. “Tahun ini akan ada pembangunan empat shelter tambahan, dengan anggaran sekitar Rp 380 juta,” jelasnya.

Pakalima berharap bus Trans Cilegon Mandiri bisa digunakan sebagai moda transportasi bagi masyarakat Kota Cilegon. Apalagi, nanti juga akan ada pengembangan empat koridor lagi. “Jika JLU (Jalan Lingkar Utara) sudah jadi, nanti juga akan dilalui Trans Cilegon Mandiri, begitu juga dengan jalur protokol Kota Cilegon. Bus Trans Cilegon Mandiri juga nyaman, dengan pintu hidrolik serta di shelter berencana dilengkapi CCTV dan Wifi,' tutupnya. (gillang)

 

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook