PKL Protes Lapaknya Diganggu

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Selasa, 29 Januari 2019 - 12:30:16 WIB   |  dibaca: 261 kali
PKL Protes Lapaknya Diganggu

DIPAGAR: Kondisi pagar besi yang dipasang pemilik toko untuk mengalangi PKL berjualan di depan tokonya yang berada di Pasar Rangkasbitung, Senin (28/1).

RANGKASBITUNG- Seorang pegadang kaki lima (PKL) di Pasar Rangkasbitung, Kelurahan Muara Ciujung Timur, Kecamatan Rangkasbitung memprotes pemilik toko yang menghalangi lapaknya dengan memasang pagar besi. Padahal area lahan yang dipagari pemilik toko merupakan trotoar  yang menjadi haknya pejalan kaki."Pagar besi di pasang semalam sama Buntiau, pemilik toko. Sengaja dipasang untuk halangi PKL," kata Budi Setiawan salah seorang PKL yang berjualan di depan toko tersebut, Senin (28/1).

Menurut Budi, sebelum dilakukan pemagaran, pemilik toko sempat menawarkan tempat jualan untuk disewa oleh PKL, namun tawarannya ditolak."Termasuk saya juga menolak karena ongkos sewanya kemahalan. Untuk tempati kios di dalam itu minta Rp 400 ribu dan yang diluar itu Rp 250 ribu per hari," katanya.

Budi mengaku uang sewa yang ditawarkan kemahalan karena meminta setorannya setiap hari. Kemudian tempat yang ditawarkan pada bagian depan sebetulnya itu merupakan bangunan trotoar yang beralihfungsi menjadi bangunan."Tadinya saya tertarik nyewa karena sebelumnya sudah sewa yang di dalam. Namun setelah berkoordinasi dengan orang pasar, katanya bangunan itu merupakan aset pemerintah, haknya pejalan kaki. Ya saya gak mau dong harus nyewa, yang ada bangunanya harus dibongkar," katanya.

Budi menambahkan, dirinya tidak mengetahui secara pasti tujuan pemilik melakukan pemagaran sampai ke jalan raya. "Biar saya gak bisa jualan kali, karena memang buka lapak di depan tokonya. Sudah ada 10 tahun jualan di sini," katanya.

Sekretaris Disperindag Kabupaten Lebak Orok Sukmana menuturkan, terkait pemilik toko melakukan pemasangan pagar besi sampai ke jalan raya itu sangatlah disayangkan. "Apalagi sampai menutupi trotoar. Namun kami tidak bisa mengambil tindakan karena itu diluar kewenangan kami, itu sudah menjadi ranah satpol PP untuk melakukan penindakan lantaran tidak telah melanggar aturan," katanya. (purnama)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook