Pengprov Diminta Buat Program & Siapkan Pra PON

nurul roudhoh   |   Banten Sport  |   Jumat, 01 Februari 2019 - 11:46:34 WIB   |  dibaca: 354 kali
Pengprov Diminta Buat Program & Siapkan Pra PON

RAPAT KOORDINAS I: KONI Banten bersama pengprov menggelar rapat koordinasi terkait program kerja 2019 dan persiapan Pra PON Papua 2020.

SERANG - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Banten meminta agar Pengurus Olahraga Provinsi (Pengprov)  menyerahkan agenda kegiatan olahraga mereka selama tahun 2019. Selain agenda kegiatan, diminta pengurus pengprov aktif melaporkan perkembangan atau jadwal pra PON Papua kepada KONI Banten. Dengan aktif melaporkan kegiatan Pra PON maka KONI Banten bisa untuk menyusun program untuk meloloskan atlet ke Papua 2020.

Sekretaris Umum KONI Banten Sutaryono mengatakan dengan adanya program kerja serta kegiatan pra PON yang dilaporkan pihaknya, KONI Banten bisa menyusun berapa dana yang dibutuhkan oleh pengurus pengprov untuk melaksanakan kegiatan atau mengikuti Pra PON Papua 2020.  

“Setiap cabor ini kan beda-beda agenda babak kualifikasinya. Karena itu, kami berharap, setelah Pengrov dapat informasi dari Pengurus Besar (PB) agar segera memberikan informasi kepada KONI Banten. Kapan babak kualifikasinya, dimana, segera sampaikan kepada kami, sehingga kami bisa menyiapkan anggarannya,” kata Sutaryono, Kamis (31/1).

Sutaryono mengatakan, untuk tahun ini dana hibah dari Provinsi Banten senilai Rp 45 miliar. Sebelumnya pihaknya mengajukan dana sebedar Rp 75 miliar namun pemerintah memangkasnya dan menyetujui hanya Rp 45 miliar.

Alasan dana tersebut tidak bisa penuh didapat lantaran pemerintah Banten sedang konsentrasi untuk pemulihan pembangunan pasca terjadinya tsunami 23 Desember 2018 lalu.“Tahun ini, sekitar bulan Februari anggaran dari Pemprov Banten akan dicairkan. Pengprov yang ingin mencairkan untuk pembinaan harus melengkapi persyaratan,” kata Sutaryono.

Ia menambahkan diharapkan program ini bisa diserahkan pada awal Februari agar dana bisa segera cair. Bagi cabang olahraga yang belum menyerahkan agenda program kerja awal bulan ini, pihak KONI Banten masih memberikan kesempatan hingga dua minggu ke depan. “Semakin cepat semakin baik.  Kami sendiri (KONI Banten –red) kalau Februari ini sudah ada anggarannya, maka akan menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) kisaran bulan Maret untuk membahas semua program-program seluruh cabor,” ujarnya.  

Ia berharap pengurus cabang olahraga tetap menjalankan program olahraga serta konsentrasi meloloskan atlet Banten ke PON Papua 2020 mendatang walaupun dana yang diperoleh tahun ini terbatas. “Dana minim bukan penghalang untuk prestasi. Saya berharap semua pihak baik atlet, pelatih dan pengurus olahraga bersatu untuk mewujudkan Banten cemerlang di Papua 2020,” tutupnya.

Menanggapi hal ini Sekum Pengprov Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Banten Sohari mengatakan walaupun dana pembinaan sedikit, ia bersama pengurus akan memaksimalkan dana tersebut agar tidak menggangu program kerja serta persiapan menghadapi Pra PON Papua. “Kami harus berhemat dan efektif dalam melakukan pembinaan serta persiapan Pra PON tahun ini,” ucapnya. (basyar/wisnu)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook