Dewan Perpustakaan Banten Dapat Dana Hibah Rp200 Juta

nurul roudhoh   |   Pendidikan  |   Sabtu, 02 Februari 2019 - 10:42:15 WIB   |  dibaca: 505 kali
Dewan Perpustakaan Banten Dapat Dana Hibah Rp200 Juta

PERTEMUAN: Kepala DPK Banten Ajak Moeslim (tengah) memimpin pembahasan pemberian dana hibah untuk Dewan Perpustakaan, kemarin.

SERANG - Dewan Perpustakaan Banten tahun ini mendapatkan dana hibah Rp200 juta dari Pemerintah Provinsi Banten. Hal tersebut disampaikan Ajak Moeslim, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Banten.

Menurut Ajak, bantuan hibah sebesar Rp200 juta diperuntukan sebagai dana bantuan penguatan kelembagaan dewan perpustakaan. Artinya Dewan perpustakaan memiliki sekretariat dan dukungan sarana dan prasarana seperti laptop atau komputer untuk kantor barunya.

Ia menjelaskan, secara kelembagaan kepengurusan Dewan Perpustakaan Banten sudah mendapatkan surat keputusan secara resmi, namun hingga saat ini belum memiliki tempat sendiri.Saat ini, kata Ajak, Dewan Perpustakaan Banten masih menempati salah satu ruangan yang berada di DPK Banten. Dengan adanya bantuan dana hibah Dewan Perpustakaan Banten bisa memiliki sekretariat untuk kegiatan perkantoran dan menjadi sarana dalam berdiskusi.

"Tidak hanya untuk kelembagaan, dana hibah Rp200 juta ini juga diperuntukan pembinaan dan pengembangan minat baca, seminar dan kegiatan literasi lainnya," kata Ajak kepada Banten Raya, kemarin.Dengan adanya bantuan hibah ini, lanjut Ajak, Dewan Perpustakaan Banten mampu mandiri agar bisa lebih berkontribusi kepada Banten dalam bidang literasi. "Setelah nota kesepahaman ditandatangani, maka dana hibah ini akan segera dicairkan," ungkapnya.

Senada disampaikan DC Aryadi, Ketua Dewan Perpustakaan Banten, anggaran hibah Tahun 2019 untuk Dewan Perpustakaan Banten sebesar Rp200 juta untuk penguatan kelembagaan, kegiatan sosialisasi minat baca, peningkatan mutu perpustakaan dan kegiatan literasi lainnya.

Ia mengaku, Dewan Perpustakaan banten memiliki tugas yang cukup berat, diantaranya adalah menjamin mutu perpustakaan, menampus aspirasi, mengawasi kebijakan terkait kegiatan minat baca dan literasi."Jika dana hibah ini cair, maka kami akan menjalin kemitraan dengan para pegiat literasi lainnya. Kawan-kawan pegiat literasi yang bekerja secara sukarela ini, akan kami rangkul untuk mencapai tujuan inovasi literasi yaitu meningkatkan kesejahteraan," kata Aryadi.

Masih dijelaskan oleh Aryadi, program penguatan kelembagaan hal yang sederhana dilakukan, mislanya melakukan perawatan sekretariat yang saat ini ada di DPK Banten dan melengkapi kesekretariatan yang sudah ada.

Terkait arahan Kepala DPK Banten untuk mandiri, Aryadi mengatakan, bahwa Dewan Perpustakaan Banten akan mempertimbangkan masukan dari Kepala DPK Banten agar bisa menyewa rumah untuk dijadikan kantor Dewan Perpustakaan. Namun hal tersebut akan sulit dilakukan, karena masa jabatan Dewan Perpustakaan Banten akan selesai akhir tahun ini.
"Jika kami ngontrak rumah untuk dijadikan kantor, kami khawatir tidak bisa memperpanjang. Karena masa jabatan kami akan selesai tahun ini. Namun, masukan dari Pak kadis akan kami bahas dengan kawan-kawan lainnya," imbuhnya. (satibi)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook