JPO Pisang Mas Dibongkar

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Rabu, 06 Februari 2019 - 12:03:01 WIB   |  dibaca: 245 kali
JPO Pisang Mas Dibongkar

MILIK SWASTA : Jembatan penyeberangan orang di Jl Ahmad Yani, Kota Serang, tampak sudah terbongkar, Senin (4/2).

SERANG – Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Raya Ahmad Yani, Kota Serang, tepatnya di Pisang Mas, dibongkar. Akibat pembongkaran tersebut lalulintas pengendara roda dua dan empat sempat terganggu.

Pantauan di lokasi Senin (4/2) pagi sekitar pukul 09.00 WIB, ada sekitar empat pekerja yang tengah membongkar JPO tersebut dengan menggunakan peralatan las.
Saat dikonfirmasi perihal maksud pembongkaran JPO tersebut salah seorang pekerjanya tidak dapat menjelaskan secara terperinci. “Saya mah orang kerja pak. Cuma disuruh ngbongkar aja,” kata pria berkulit sawo matang ini.

Yusdiansyah salah seorang warga yang tengah berada di lokasi menyayangkan atas pembongkaran JPO tersebut. Menurutnya, keberadaan JPO tersebut sangat bermanfaat sebagai sarana untuk memudahkan warga menyeberang ke jalan. “Kalau dibongkarnya itu karena rusak atau mau diperbaiki lagi saya setuju.

Tapi kalau dibongkarnya itu ternyata mau dihilangkan ya amat disayangkan sekali. Soalnya kalau warga mau nyeberang kan repot sekarang. Karena ga bisa langsung karena ada taman di tengah jalan. Otomatis harus mutar jauh,” kata Yusdiansyah, kepada Banten Raya.

Saat dikonfirmasi perihal ini, Kepala Seksi (Kasi) Manajemen Rekayasa LLAJ Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Serang, Indra Kurniawan, menyatakan, JPO yang berada di Pisang Mas dan yang tersebar di wilayah Kota Serang bukan milik Pemerintah Kota (Pemkot) Serang. “Kita (Kota Serang-red) belum punya aset JPO yang diserahkan ke kita.

JPO yang ada di Kota Serang itu punya swasta semua termasuk yang sekarang lagi dibongkar di Pisang Mas. Untuk memastikannya silakan tanya ke bidang aset DPKAD (Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah),” ujar Indra, ditemui di ruang kerjanya, Senin (4/2) siang sekitar pukul 12.00 WIB.

Ia mengakui pihaknya tidak memiliki surat tembusan untuk pembongkaran JPO tersebut. Meski begitu, Pemkot Serang dalam hal ini Dishub, lanjut dia, tak memiliki kewenangan untuk melarang pembongkaran JPO tersebut. “Ga ada (tembusan-red) seharusnya ada ke bidang perlengkapan jalan. Ga apa-apa karena bukan aset kita. Yang penting intinya tugas kami mah menjaga keamanan dan keselamatan aja,” tutupnya. (harir)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook