Untirta Ajak Santri Masuk Perguruan Tinggi Negeri

nurul roudhoh   |   Pendidikan  |   Rabu, 06 Februari 2019 - 12:12:51 WIB   |  dibaca: 440 kali
Untirta Ajak Santri Masuk Perguruan Tinggi Negeri

SOSIALISASI: Tim Humas Universitas Negeri Sultan Ageng Tirtasaya (Untirta) saat melakukan sosialisasi mengenai penerimaan mahasiswa baru di hadapan ratusan santri se-Kota Serang dalam Expo Try Out, kemarin.

SERANG - Universitas Negeri Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) menghadiri Santriversitas Kota Serang Dalam Rangka Expo Try Out bertemakan Satu Hari Membuka Mimpi yang dilaksanalkan di Aula Kantor Departemen Agama Propinsi Banten.

Ketua pelaksana kegiatan Santriversitas Kota Serang, Samsul Bachtiar dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan sebagai salah satu bentuk kecintaan santri terhadap dunia pendidikan, untuk kemajuan bangsa."Kegiatan ini sudah dilaksanakan untuk ke tujuh kalinya. Alhamdulilah dari regenerasi dari Santriversitas ini telah banyak menghasilkan para alumni," kata Samsul, kemarin.

Ia mengaku, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pencerahan pada Santriversitas yang akan mengikuti perkuliahan melalui try out, dan mendengarkan langsung dari narasumber Untirta tentang pelaksanaan ujian tes berbasis komputer (UTBK), seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN), seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN), ujian masuk mandiri (UMM) Tahun 2019.

Kepala Kementerian Agama Propinsi Banten yang diwakili oleh H. Damanhuri selaku Kasi Pondok Pesantren mengatakan, santri itu bagian dari pondok pesantren. Santri yang sudah di Santriversitas ini sangat luar biasa.

Ia mengatakan program Program Indonesia Pintar salah satu upaya pemerintah untuk peningkatan kualitas santri. Anggaran itu termasuk bagi para santri yang tidak mampu. Dari program tersebut, sebanyak 16.000 santri mendapatkan bantuan pendidikan."Kementerian Agama Provinsi Banten tahun ini juga menganggarkan dana insentif bagi 90 guru yang mengabdi di pondok pesantren sebesar Rp3 juta. Namun guru yang akan mendapatkan dana insentif ini harus lolos seleksi," kata Damanhuri.

Kabag Perencanaan Kerjasama dan Humas Untirta Sutji Ati, S.Pt., menyampaikan mengenai tata cara pendaftaran UTBK baik jalur SNMPTN, SBMPTN dan jalur Mandiri. Setelahnya mendapatkan pasword, kata Sutji, calon peserta harus mengisi biodata.

Pembayaran adminsitrasi untuk UTBK bisa dilakukan di Bank BNI, Mandiri dan BRI. Setelah itu dilakukan pencetakan kartu. Ia mengingatkan kepada peserta Santrivetas bila nanti lulus dan diterima jangan tidak diambil."Karena kasihan kepada adik kelasnya tidak bisa mengikuti tes tahun depannya, karena jika tidak diambil maka pihak sekolah akan mendapatkan sanksi. Insya Allah pada tahun ini juga Untirta membuka Fakultas Kedokteran," katanya.

"Tahun ini untuk ikut seleksi kedokteran di Untirta lewat jalur Mandiri, nanti pada tahun kedua baru seleksi lewat SNMPTN, SBMPTN pada tahun pertama ini Untirta membuka Fakultas Kedokteran sekitar 50 mahasiswa," sambungnya. (satibi)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook