Jalan Kadubitung-Bujal Membahayakan Pengendara

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Kamis, 07 Februari 2019 - 11:32:46 WIB   |  dibaca: 145 kali
Jalan Kadubitung-Bujal Membahayakan Pengendara

RUSAK: Angota Fraksi Golkar DPRD Lebak Edi Yusuf mengecek lubang di jembatan kecil di Jalan Kadubitung-Bujal, Kecamatan Cipanas, Rabu (6/2).

RANGKASBITUNG- Kondisi jalan Kadubitung yang menghubungkan ke Bujal, Kecamatan Cipanas cukup membahayakan para pengendara. Selain rusak parah, jalan tersebut juga banyak lubang yang cukup dalam. Pantauan Banten Raya, Rabu (6/2), terdapat beberapa titik lubang pada jembatan kecil di jalan tersebut, sehingga tidak jarang membahayakan pengendara, khususnya pengendara roda dua.

Anggota Fraksi Golkar DPRD Lebak Edi Yusuf membenarkan bila jalan milik kabupaten dari Kadubitung menuju Bujal mengalami kerusakan cukup parah. Bahkan sejak beberapa bulan terakhir ini, kondisi jalan tersebut sering membahayakan para pengendara roda.“Karena kondisi kerusakanya sangat parah, maka banyak masyarakat yang mengeluhkannya,” ujar Edi Yusuf yang juga tokoh masyarakat Kecamatan Cipanas.

Menurutnya, agar masyarakat kembali nyaman berkendaraan serta tidak mengalami kecelakaan, Pemkab Lebak diharapkan segera melakukan perbaikan. Hal itu harus cepat direalisasikan dengan tujuaan untuk mencegah terjadinya kecelakaan yang dialami masyarakat atau pengendara. “Kami harap kerusakan di jalan kami ini (Cipanas) segera mendapatkan perhatian dari pihak pemkab,” harapnya.

Seorang warga Cipanas Muhamad menegaskan bahwa kondisi kerusakan Jalan Kadubitung-Bujal sudah lama dibiarkan. Untuk itu wajar bila warga meminta agar jalan tersebut segera diperbaiki.“Kami ingin jalan umum milik kabupaten ini dalam kondisi baik, agar kami nyaman melintasinya dan tidak merasa khawatir mengalamai kecelakaan akibat terjerembab lubang,” kata Muhamad.

Menanggap hal itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Lebak Wawan Kuswanto mengatakan bila pihaknya sudah mendata kerusakan Jalan Kadubitung-Bujal. Namun terkait kapan pelaksanannya tentu akan menyesuaikan anggaran yang ada. “Karena nilai APBD masih terbatas, maka penanganan perbaikan akan dilakukan bertahap,” terang Wawan. (hudaya)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook