CU Imbangi Madura United

nurul roudhoh   |   Banten Sport  |   Kamis, 07 Februari 2019 - 11:42:30 WIB   |  dibaca: 289 kali
CU Imbangi Madura United

TEPIS BOLA : Kiper Cilegon United Galih Firmansyah menepis bola dari sundulan pemain Madura United Greg saat laga leg kedua babak 32 besar piala Indonesia yang digelar di Stadion Krakatau Steel, Cilegon, kemarin.

CILEGON – Kesebelasan Cilegon United (CU) berhasil bermain seri 1-1 menghadapi tamunya Madura United (MU) di leg kedua Piala Indonesia yang berlangsung di Stadion Krakatau Steel Cilegon, kemarin. Dengan hasil imbang ini, MU berhak untuk lolos babak 16 besar lantaran unggul agregat gol 3-1 setelah dipertemuan pertama menang 2-0. Gol CU dicetak Dedi Cahyono menit 43 sementara gol balasan MU dihasikan Greg Nwokolo menit 48.

Pelatih CU Imam Riyadi didampingi CEO CU Yudhi Apriyanto mengatakan dalam laga ini seharusnya timnya bisa unggul. Seharusnya pada babak pertama mendapatkan penalti setelah pemain belakang MU menyentuh bola di kota terlarang. Selain itu, di babak kedua, mereka kehilangan kesempatan untuk unggul setelah wasit tidak menunjuk titik putih saat pemain belakang MU kembali menyentuh bola di kotak terlarang. “Secara umum permainan anak-anak bagus.

Kami juga mempunyai peluang namun sayang membentur tiang gawang. Lawan juga kesulitan mengembangkan permainan. MU mempunyai kelas yang bagus tapi kami berhasil meredam dan menampilkan permainan terbaik di leg kedua ini,” jelas Imam.

Sementara itu pelatih Madura United Dejan Antonic mengaku kurang puas dengan lini depan yang kurang tajam di laga ini. Mendapat sejumlah peluang, para penyerang tampil kurang tenang sehingga serangan yang dibangun timnya gagal berbuah gol. “Kami tidak tampil maksimal karena udara panas. Kami telah berupaya menyerang dan menekan mereka namun pemain CU bermain rapat dan bagus di laga ini,” jelasnya.

Dejan menambahkan, untuk menambah daya gedor timnya, pada babak kedua ia menurunkan seluruh pemain yang fit dengan tujuan terus menekan pertahanan CU. Namun rapatnya pertahanan CU membuat pemainnya tidak berkutik. “Kami terus menekan hingga akhir laga namun tidak ada gol tambahan.

Peluang kami banyak namun gagal berbuah gol. Ini catatan bagi kami dan pekerjaan rumah untuk membuat lini serang kami mematikan di Liga 1 nantinya. Dengan memainkan pemain cadangan saya harap bisa menambah jam terbang pemain agar semakin bagus,” imbuh Dejan.

Terkait untuk babak 16 besar, ia mengaku siap menghadapi lawan selanjutnya. Kata dia, pihaknya akan menunggu drawing untuk mengetahui calon lawannya di babak 16 besar. “Kami siap berhadapan dengan siapa pun. Setelah bermain di Cilegon kami akan kembali ke Madura dan berlatih untuk menambal kekurangan tim. Ada beberapa evaluasi dan perbaikan untuk tim agar semakin solid,” tutupnya. (wisnu)    

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook