158.692 Pelajar SLTA Ikut UNBK

nurul roudhoh   |   Pendidikan  |   Kamis, 07 Februari 2019 - 12:02:15 WIB   |  dibaca: 403 kali
158.692 Pelajar SLTA Ikut UNBK

UNBK: Peserta ujian nasional berbasis komputer (UNBK) di salah satu sekolah di Kota Serang nampak serius mengisi sejumlah soal UNBK tahun kemarin.

SERANG - Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Banten, sebanyak 158.692 pelajar pada jenjang pendidikan SMA, SMK dan MA ikut ujian nasional berbasis komputer (UNBK).

Dengan perincian pada jenjang pendidikan SMA sebanyak 60.012 pelajar yang tersebar di Kota Serang sebanyak 3.964 murid, Kota Tangerang 9.405 murid, Kota Cilegon 2.289 murid, Kota Tangsel 8.926 murid, Kabupaten Serang 7.520 murid, Kabupaten Pandeglang 4.751 murid, Kabupaten Lebak 6.440 murid dan Kabupaten Tangerang 16.717 murid.

Sedangkan pada jenjang pendidikan MA sebanyak 21.035 pelajar yang tersebar di Kota Serang sebanyak 1.365 murid, Kota Tangerang 1.464 murid, Kota Cilegon 1.270 murid, Kota Tangsel 1.133 murid, Kabupaten Serang 4.409 murid, Kabupaten Pandeglang 4.201 murid, Kabupaten Lebak 2.743 murid dan Kabupaten Tangerang 21.035 murid.

Selanjutnya pada jenjang pendidikan SMK sebanyak 77.645 pelajar yang tersebar di Kota Serang sebanyak 6.813 murid, Kota Tangerang 15.804 murid, Kota Cilegon 3.819 murid, Kota Tangsel 10.546 murid, Kabupaten Serang 7.487 murid, Kabupaten Pandeglang 7.503 murid, Kabupaten Lebak 5.462 murid dan Kabupaten Tangerang 20.211 murid.

Pejabat Pembuat Kompitmen Ujian Nasional, Rudi Prihadi mengatakan, secara umum sarana dan prasarana dalam mensukseskan UNBK tahun ini sudah berjalan dengan baik. Beberapa sekolah bahkan memanfaatkan sumber daya yang dimilikinya untuk mensukseskan UNBK tahun ini.

Ia mengaku, belajar dari pengalaman tahun kemarin, Dindikbud Banten akan lebih fokus terhadap persoalan jaringan internet dan listrik dalam pelaksanaan UNBK. Persoalan jaringan internet dan pemadaman listrik yang terjadi saat pelaksanaan UNBK tahun kemarin, menjadi pelajaran bagi panitia agar hal tersebut tidak kembali terjadi dalam pelaksanaan UNBK tahun ini.

Salah satu yang dilakukan, lanjutnya, adalah dengan memperkuat koordinasi dengan provider internet dan PT PLN Persero. Tidak hanya itu, pihaknya juga sudah menyiapkan tim helpdeks yang tersebar di delapan kabupten/kota dan provinsi."Dengan adanya koordinasi yang kuat dan tersebarnya heldeks, saya berharap persoalan jaringan dan pemadaman listrik tidak menjadi permasalahan dalam pelaksanaan UNBK di Banten," kata Rudi kepada Banten Raya, kemarin.

Rudi juga mengakui khusus persiapan pada jenjang pendidikan SMA dan SMK ketersediaan sarana dan prasarana sudah sesuai dengan spesifikasi minimal yang sesuai dengan persyaratan UNBK.

Masih kata Rudi, untuk persiapan di tingkat sekolah sendiri juga dilakukan, dengan melakukan simulasi UNBK yang dilakukan oleh peserta dengan memanfaatkan sarana dan prasarana yang ada di sekolah."Untuk UNBK tahun ini ada beberapa sekolah pada jenjang pendidikan SMA dan SMK yang melaksanakan UNBK mandiri atau tidak menumpang dengan sekolah penyelenggara UNBK," tutupnya. (satibi)
 

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook