Polisi Cek Pabrik Nike

nurul roudhoh   |   Metro Tangerang  |   Kamis, 07 Februari 2019 - 12:07:02 WIB   |  dibaca: 324 kali
Polisi Cek Pabrik Nike

DICEK : Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif melihat bahan baku sepatu di pabrik PT ADF, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Rabu (6/2).

KAB TANGERANG-Beberapa hari terakhir berkembang isu mengenai desain sepatu mirip lafaz Allah. Puluhan ribu warga internet (Warganet) di sejumlah negara menandatangani petisi darling mendesak Nike menarik sepatu Air Max.

Penandatanganan petisi itu menyusul klaim soal sepatu Nike Air Max “ada tulisan Allah dalam huruf Arab”. Dilihat dari petisi di situs change.orgtersebut diajukan oleh Saiqa Noreen yang mengatakan logo Air Max “mirip dengan tulisan Allah dalam bahasa Arab”. Tulisan itu ditempatkan pada bagian bawah, tentu saja “tulisan ini akan diinjak dan terkena tanah bahkan kotoran”, kata Noreen.

Menindaklanjuti isu itu, Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Sabilul Alif mendatangi PT Adis Dimension Footwear (ADF) di Jalan Raya Tangerang-Serang, KM 24, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Rabu (6/2).

Sabilul datang bersama jajarannya untuk mengecek ada atau tidak lafaz ‘Allah’ pada sepatu Nike seperti ramai diperbincangkan itu. PT ADF merupakan pabrik yang memproduksi sepatu, salah satunya Nike. “Jadi, kedatangan kami untuk menindaklanjuti informasi soal desain sepatu yang dianggap menyerupai atau mirip lafaz Allah itu,” kata Sabilul kepada wartawan, Rabu (6/2).

Sabilul mengaku bertemu dengan jajaran direksi dan karyawan PT ADF. Dia bahkan menyempatkan untuk melihat-lihat proses pembuatan sepatu di pabrik tersebut. Setelah melakukan pengecekan, Sabilul memastikan di sana tidak ada desain sepatu berlafaz Allah yang diproduksi. “Di PT Adis ini tidak ada seperti itu. Kami sudah cek tadi,” tandasnya.

Sabilul meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak gegabah dalam menerima informasi. Sabilul meminta masyarakat untuk melapor ke polisi jika menemukan hal serupa. Bila ditemukan, masyarakat jangan main hakim sendiri. “Laporkan ke kami agar kami yang tindak lanjuti,” pungkas Sabilul. (imron).

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook