Diajak Keliling, Gadis Remaja Digilir Dua Pemuda

nurul roudhoh   |   Metro Tangerang  |   Kamis, 07 Februari 2019 - 12:08:54 WIB   |  dibaca: 321 kali
Diajak Keliling, Gadis Remaja Digilir Dua Pemuda

DITEMBAK : Tersangka SW dan SA yang mengalami luka tembak di kakinya ditemui di klinik mapolres, Rabu (6/1).

KAB. TANGERANG - MHK (16) asal Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor digilir dua pemuda, SW (30) dan SA (24) di lahan kosong Desa Medang Lestari, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang. SW dan SA terpaksa dilumpuhkan menggunakan timah panas, lantaran kedua pemuda bejat itu melawan saat akan ditangkap.

Pemerkosaan itu bermula saat korban diajak nongkrong oleh dua teman perempuan berinisial SE dan NTA di salah satu supermarket di Kecamatan Pagedangan, Jumat (18/1) siang. Tidak lama, datang dua tersangka berinisial SW (30) dan SA (24) menghampiri salah satu teman korban berinisial NTA yang sudah saling mengenal. Kedua tersangka meminta NTA untuk memperkenalkan ke korban.

Setelah berkenalan korban diajak oleh kedua tersangka berkeliling naik motor. “Saya tidak menaruh curiga saat kedua tersangka mengajak berkeliling naik motor, karena tersangka kenal dengan salah satu teman saya,” kata perempuan berparas cantik ini kepada wartawan saat ditemui di Markas Polisi Resor Kota Tangerang Selatan (Mapolres Tangsel), Rabu (6/1).

Rasa curiga mulai muncul, kata MHK, saat kedua tersangka berhenti di lahan kosong Desa Medang Lestari, Kecamatan Pagedangan, yang jauh dari rumah penduduk. Satu tersangka langsung memeluk dan mencium dirinya, dan satu tersangka lainnya memegang tangan.

Setelah puas memperkosa kedua tersangka langsung mengantarkan ke tempat semula dengan mengancam agar tidak menceritakan peristiwa itu kepada orang lain. “Meski saya diancam oleh tersangka, saya menceritakan peristiwa itu ke teman, dan teman saya melaporkan ke orang tua,” ujarnya.

Mendapat laporan itu, lanjut MHK, orangtuanya didampingi temannya langsung melaporkan peristiwa pemerkosaan itu ke Mapolres Tangsel. Dia berharap, kedua tersangka bisa dihukum setimpal dengan perbuatannya. “Kedua tersangka sudah ditangkap oleh polisi. Saya ke sini (Mapolres Tangsel) disuruh melihat dua tersangka itu,” tukasnya.

Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Alexander Yurikho mengatakan, setelah mendapatkan laporan dari orang tua korban, anggota Reskrim Polres Tangsel langsung melakukan pengecaran terhadap pelaku.

Tidak butuh waktu lama, kedua pelaku berhasil ditangkap pada Senin (4/2), namun pihaknya terpaksa melepaskan timah panas pada kaki kedua tersangka lantaran tersangka melakukan perlawanan saat akan diamankan. “Dua pelaku sudah ditangkap, dilakukan tindakan tegas terukur (ditembak) pada kaki karena berusaha melawan anggota pada saat akan ditangkap,” kata pria yang akrab dipanggil Alex ini.

Saat ini, kedua tersangka berinisial SW dan SA sudah mendekap di rumah tahanan (Rutan) Polres Tangsel untuk mempertangungjawabkan perbuatannya. Kedua tersangka itu, dijerat Pasal 81 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak. “Dengan ancaman 15 tahun penjara,” tandas Alex.

Sementara itu, kedua tersangka SW dan SA saat ditemui di klinik Mapolres Tangsel mengakui perbuatannya. Kedua tersangka mengaku meyesal. “Saya meyesal pak (menyebut  wartawan),” singkatnya. (imron).

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook