Cilgeon United Belum Miliki Sponsor

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Jumat, 08 Februari 2019 - 11:37:03 WIB   |  dibaca: 123 kali
Cilgeon United Belum Miliki Sponsor

CILEGON - Nasib kurang baik saat ini dialami Cilegon United Footbal Club (CUFC), klub sepakbola kebanggan warga Cilegon. Klub peserta Liga 2 Indonesia ini saat ini belum memunyai sponsor sama sekali. Padahal, untuk mengarungi kompetisi sepakbola kasta kedua di Indonesia ini tim membutuhkan dana sebesar Rp 8 miliar dalam satu musim.

CEO CUFC, Yudi Aprianto mengatakan,  saat ini klub sepakbola di Indonesia tenga mempersiapkan diri untuk mengarungi musim 2019. Namun, untuk CUFC saat ini masih mencari dana untuk mengarungi Liga 2 musim 2019. Sebab, sampai saat ini klub kebanggaan warga Kota Cilegon ini belum mendapat sponsor sama sekali.

“Saat ini CU belum ada sponsor sama sekali. Padahal, untuk mengarungi musim 2019 butuh Rp 8 miliar. Kebutuhan tersebut untuk gaji pemain, penyediaan fasilitas pertandingan, serta biaya transport untuk laga tandang,” kata Yudi ditemui usai Pertandingan 32 Besar Piala Indonesia antara CUFC melawan Madura United di Stadion Krakatau Steel Cilegon, kemarin.

Yudi menjelaskan, pada musim lalu, CUFC juga mengarungi Liga 2 2018 tanpa sponsor. CUFC menghabiskan dana sekitar Rp 6,5 miliar untuk Liga 2 2018. “Musim lalu, sebagian besar dari dana pribadi saya untuk kebutuhan CUFC,” tuturnya.

Dikatakan Yudi, banyaknya industri besar di Kota Cilegon, juga tidak ada satupun yang diajak kerjasama untuk menghidupi klub sebesar CUFC. Padahal, di Cilegon juga banyak pengusaha yang kaya. “Ketaukan menjadi sponsor CUFC setelah adanya kasus yang menyangkut CUFC pada 2017 lalu. Padahal, untuk menjadi sponsor klub sepakbola industri tidak perlu khawatir. Buktinya klub-klub lain juga mendapat sponsor dari berbagai produk maupun badan usaha,” kata Yudi.

Menurut Yudi, adanya pendapatan yang bisa diraih CUFC dari pembelian tiket supporter dan pembelian aparel resmi CUFC. Namun, pendapatan tersebut dinilai tidak begitu signifikan. “Berbeda dengan tim-tim lain yang euforia sepakbolanya sudah tinggi, pendapatan dari sektor supporter cukup tinggi,” ungkapnya.

Saat ini, Yudi mengaku sedang menjajaki kerjasama dengan Go-Jek Indonesia untuk menjadi sponsor CUFC. Namun, Ia juga berharap adanya sponsor juga dari industri yang ada di Cilegon maupun pengusaha lokal asal Cilegon. “Saat ini kita terus menjajaki kerjasama dengan berbagai pihak,” tuturnya.

Lebih lanjut, Yudi mengungkapkan, kebutuhan dana Rp 8 miliar untuk musim 2019, agar CUFC tetap bertahan di Liga 2 Indonesia 2020. Jika target untuk bisa naik kasta ke Liga 1 2020, tentu dana yang disiapkan lebih besar.

Kebutuhan dana untuk mengontrak pemain berkualitas bisa mencapai Rp 10 miliar lebih dalam satu tahun. “Kalau mau mengontrak pemain yang berkualitas lebih bagus, seperti eks timnas, tentu biayanya lebih besar gajinya. Sekitar Rp 10 miliar, untuk mengontrak pemain yang bisa mengangkat prestasi ke Liga 1,” urainya.

Ditambahkan Yudi, saat ini pihaknya juga belum mengikat kontrak pemain lama yang dipertahankan untuk musim 2019. Apalagi, untuk mencari pemain baru juga belum dilakukan. Sebab, belum ada dana untuk memberika uang muka kepada pemain sebelum dikontrak selama satu musim.

Padahal, beberapa pemain yang musim 2018 membela CUFC juga berpotensi diminati klub lain jika CUFC tidak segera menyodorkan kontrak. “Saat ini, kami baru negosiasi posisi pelatih saja. Bambang Nurdiansyah kemungkinan akan kami kontrak untuk menjadi pelatih kepala di musim 2019,” imbuhnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Cilegon Teten Hertiaman mengatakan, jika CUFC merupakan klub profesional. Sehingga, tidak bisa ada campur tangan pemerintah dalam pengelolaanya.

“Kalau Dispora secara langsung tidak menangani olahraga profesional, tapi Dispora hanya menangani olahraga amatir. , ketika diajak diskusi Dispora juga siap. Kami juga berharap CUFC bisa naik kasta ke Liga 1 Indonesia,” kata Teten saat ditemui pada Rapat Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) di Kantor Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Cilegon beberapa hari lalu. (gillang)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook