Dukung Anggota Polri Berprestasi di PON

nurul roudhoh   |   Banten Sport  |   Jumat, 08 Februari 2019 - 13:18:25 WIB   |  dibaca: 260 kali
Dukung Anggota Polri Berprestasi di PON

KUNJUNGI POLDA BANTEN : Pengurus KONI Banten mengunjungi Kapolda Banten Irjen Pol Tomsi Tohir dalam rangka memperkuat koordinasi serta membuat program untuk meningkatkan prestasi olahraga Banten serta PON Papua 2020, kemarin.

SERANG – Kapolda Banten Irjen Pol Tomsi Tohir berharap atlet Banten yang mengikuti ajang Pra PON tahun ini bisa lolos dan berlaga di PON Papua mendatang. Ia berharap atlet yang berasal dari polisi bisa membawa nama harum kesatuannya serta berprestasi di PON Papua nantinya.  

Kapolda mengatakan, ia bangga lantaran terdapat atlet Pra PON yang berasal dari anggotanya. Apalagi anggota berlaga di beberapa cabang olahraga favorit seperti muaythai, para layang, tinju dan arung jeram.

Ia berharap atletnya ini bisa lolos dan mempersembahkan medali nantinya. “Berdasarkan laporan mereka tengah berlatih di bawah pelatinya masing-masing untuk mempersiapkan Pra PON tahun ini. Saya bangga dan mendukung mereka berprestasi,” tegasnya saat kunjungan KONI Banten ke Mapolda Banten, kemarin.

Untuk memajukan prestasi olahraga ke depannya, ia mendukung anggotanya  untuk menekuni olahraga prestasi. Ia tidak menutup kemungkinan untuk ke depannya melihat peluang olahraga yang bisa dikembangkan agar semakin maju.

“Ke depan saya dan pengurus KONI Banten akan melihat peluang mana yang memungkinkan untuk didukung agar bisa meningkatkan prestasi olahraga Banten. Termasuk mendukung para atlet yang merupakan anggota kami di kepolisian. Hal ini akan menjadi perhatian serius kami agar lebih berprestasi,” katanya.

Ia menilai, sejauh ini Banten sudah banyak menorehkan prestasi, hal tersebut harus bisa dipertahankan, bahkan harus ditingkatkan di PON Papua 2020. “Secara umum, saya akan mencoba ikut sumbang pikiran agar olahraga di Banten lebih meningkat lagi,” tutupnya.  

Sementara itu, Ketua KONI Banten Rumiah Kartoredjo mengatakan dibutuhkan persiapan yang matang jelang babak kualifikasi PON ini, termasuk meminta motivasi, dukungan serta saran dari instansi terkait seperti Polda Banten.  “Kalau babak kualifikasi ini Banten gagal meloloskan atlet-atletnya, artinya Banten tidak bisa mengikuti PON 2020 di Papua,” kata Rumiah.

Dikatakannya, Kapolda Banten merupakan dewan pelindung pada kepengurusan KONI. Untuk menghadapai babak kualifikasi PON butuh dorongan motivasi dari Kapolda Banten agar bisa lolos dengan batasan posisi 3 besar.

“Ada sepuluh atlet dan 13 pelatih yang merupakan anggota polri, yang berada di cabang olahraga arum jeram, para layang, muaythai dan tinju yang akan disiapkan untuk tampil di babak kualifikasi PON. Harapan kami Kapolda memberikan motivasi agar bisa berprestasi di Papua,” tuturnya. (basyar)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook