Trans Cilegon Bayar Pakai Plastik

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Jumat, 08 Februari 2019 - 14:29:05 WIB   |  dibaca: 277 kali
Trans Cilegon Bayar Pakai Plastik

MULAI BEROPERASI : Plt Walikota Cilegon Edi Ariadi mencoba bus Trans Cilegon Mandiri, Kamis (7/2).

CILEGON - Pemerintah Kota Cilegon akhirnya meluncurkan bus Trans Cilegon Mandiri koridor I yang melayani rute Terminal Seruni-Ciwandan, Kamis (7/2). Yang uniknya, masyarakat tak perlu membayar dengan uang untuk menggunakan fasilitas tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Cilegon Andi Affandi mengatakan, penumpang cukup membayar dengan menggunakan sampah plastik daur ulang untuk bisa diantar dari Seruni ke Ciwandan.

"Untuk memungut tarif penumpang, kami butuh UPTD (unit pelayanan teknis dinas) atau BUMD (badan usaha milik daerah). Saat ini belum ada UPTD atau BUMD, sehingga bus masih gratis, tapi kami minta penumpang bisa menyerahkan sampah plastik," kata Andi di sela kegiatan peluncuran.

Sampah plastik tersebut akan dikumpulkan oleh dinas perhubungan dan dipasok ke bank sampah untuk kemudian dikelola kembali. "Jadi penumpang ketika di shelter diminta sudah membawa sampah plastik," ujarnya.

Andi menjelaskan, bus Trans Cilegon Mandiri baru ada dua unit dengan empat shelter. Tahun ini pihaknya merencana membangun kembali beberapa shelter. "Kalau bus tahun ini belum ada pengadaan baru lagi," katanya.

Bus Trans Cilegon yang bermesin Hino dan berbodi balutan karoseri New Armada ini sudah dilengkapi pendingin ruangan. "Bus medium kapasitas 40 penumpang. Sebanyak 20 penumpang duduk dan 20 penumpang berdiri," urainya seraya mengatakan, untuk operasional bus selama setahun, dishub sudah menganggarkan Rp 480 juta.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon Ujang Iing mengatakan, pembayaran dengan sampah plastik bagi penumpang bus bisa dilakukan dengan berbagai sampah plastik. "Bisa botol minuman atau sampah plastik lainnya. Ide awal itu juga dari DLH dan dishub setuju karena untuk sementara waktu belum bisa memungut tarif penumpang," jelasnya.

Ujang menjelaskan, sampah plastik yang terkumpul di shelter nantinya akan diambil oleh petugas DLH Kota Cilegon. "Sampah itu nantinya dikumpulkan ke bank sampah terdekat dari lokasi shelter. Misal shelter di PCI (Pondok Cilegon Indah) bisa dikumpulkan ke bank sampah yang ada di Cibeber," lanjutnya.

Plt Walikota Cilegon Edi Ariadi mengatakan, Trans Cilegon Mandiri diharap bisa mengurai kemacetan di Cilegon. Pekerja industri di kawasan Ciwandan yang biasa menggunakan kendaraan pribadi bisa beralih ke Trans Cilegon. "Kami juga berharap adanya bantuan bus dari Provinsi Banten yang saat ini belum terpakai. Speknya busnya sama," harapnya.

Edi meminta Industri di Cilegob juga bisa membuat shelter bus dari program CSR. "Kami berharap kemacetan bisa sedikit terkurangi. Apalagi, kalau nanti lima koridor sudah dibuka semuanya," paparnya. (gillang)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook