Warga Tagih Janji Pemkot Serang

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Senin, 11 Februari 2019 - 11:29:59 WIB   |  dibaca: 103 kali
Warga Tagih Janji Pemkot Serang

BELUM DIRESMIKAN: Pasar Rakyat Walantaka terlihat masih sepi karena belum digunakan dan belum diresmikan, Minggu (10/2).

SERANG- Warga Kecamatan Walantaka menagih janji Pemerintah Kota (Pemkot) Serang terkait peresmian Pasar Rakyat Walantaka di Kelurahan Lebak Wangi. Sebab sejak selesai dibangun pada Januari 2018, sampai saat ini pasar tersebut belum juga diresmikan dan terlihat terlantar.

Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Kota Serang sebenarnya sudah beberapa kali menjanjikan kepada warga akan meresmikan pasar tersebut. Namun sampai saat ini belum ada kepastian kapan peresmian pasar akan dilakukan.

Mulyadi, salah seorang warga mengatakan bahwa banyak dari para pedagang yang ingin mengisi pasar tersebut dan bertanya kepadanya kapan pasar akan diresmikan. Meski pasar tersebut dibolehkan untuk digunakan langsung sebagai tempat berjualan, namun mayoritas pedagang mengaku khawatir aktivitas jual beli yang mereka lakukan termasuk ilegal. “Kalau belum diresmikan Pemkot Serang kan pada khawatir pedagang juga,” ungkap Mulyadi, Minggu (10/2).

Mulyadi mengungkapkan sudah beberapa kali Disperindagkop UKM Kota Serang bilang akan meresmikan pasar tersebut. Namun sampai saat ini janji hanya tinggal janji. Ia menyebutkan sebelumnya pada Januari 2018 Disperindagkop UKM Kota Serang pernah menjanjikan akan meresmikan pasar namun sampai akhir Januari belum ada.

Disperindagkop UKM kemudian berjanji lagi akan meresmikan pada Februari tahun ini, namun ia juga belum yakin.“Dulu alesannya peresmian nunggu walikota baru dilantik. Sekarang sudah dilantik belum juga,” ujarnya.

Mulyadi mengungkapkan saking kesalnya dia dengan Pemkot Serang yang hanya janji-janji tetapi tak kunjung meresmikan pasar, ia memutus aliran listrik lampu penerangan pada pasar tersebut. Sebab sejak dibangun tagihan listrik selalu dia yang membayarnya. Dalam sebulan tunggakan listrik bisa mencapai antara Rp 750.000 sampai Rp 900.000.“Ini saya sudah setahun lebih nalangin uang listrik,” ujarnya.

Mulyadi mengatakan, pada dasarnya pada sisi pedagang tidak ada masalah. Semua sudah siap menempati pasar. Bahkan beberapa pedagang menawarkan bantuan yang bisa diberikan untuk memeriahkan peresmian pasar tradisional tersebut. Warga berharap pasar rakyat segera diresmikan dengan telah dilantiknya walikota dan wakil walikota Serang yang baru.

Kepala Bidang Pasar Disperindagkop UKM Kota Serang Jhoni Manahan mengungkapkan bahwa Pasar Rakyat Walantaka akan segera diresmikan oleh Walikota Serang yang baru. Hal ini sejalan dengan program 100 hari kerja walikota dan wakil walikota Serang. Saat ditanya adakah kendala mengapa pasar belum juga diresmikan, ia mengaku tidak ada kendala.“Lagipula saya sudah persilakan pedagang supaya menempati saja pasarnya walau belum diresmikan,” katanya.

Peresmian pasar menyesuaikan dengan jadwal walikota. Selain Pasar Rakyat Walantaka pasar rakyat lain yang juga belum diresmikan adalah Pasar Rakyat Margaluyu di Kecamatan Kasemen dan Pasar Rakyat Kalodran di Kecamatan Walantaka. “Peresmian pasar menyesuaikan dengan agenda 100 hari kerja Walikota dan Wakil Walikota Serang,” katanya.Barang-barang yang akan dijual dalam pasar tersebut mulai dari pakaian sembako sampai ikan dan sayur mayur. (tohir)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook