Pelaku Curanmor Bersenpi Ditembak Polisi

nurul roudhoh   |   Metro Tangerang  |   Kamis, 14 Februari 2019 - 14:21:14 WIB   |  dibaca: 72 kali
Pelaku Curanmor Bersenpi Ditembak Polisi

Kapolresta Tangerang Kombes Sabilul Alif (Tengah) didampingi Kasat Reskrim Polresta Tangerang AKP Gogo Galesung (Kiri) menunjukan barang bukti saat pres rilis di Makopolresta Tangerang, Rabu (13/2).

KAB. TANGERANG - Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polresta Tangerang berhasil menangkap tiga pelaku begal yang kerap mengunakan senjata api (senpi) rakitan dalam aksinya. Ketiga pelaku berinisial HSN (39), dan IRV (20), dan HY (23) terpaksa dilumpuhkan karena berusaha melawan petugas saat dilakukan penangkapan.

Kapolresta Tangerang, Kombes Sabilul Alif mengatakan, sebelum ditangkap, kedua pelaku melakukan pencurian  di sebuah kontrakan di Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang pada Selasa (23/1) lalu sekitar pukul 4 dini hari.

Korban bernama Tarkhim kemudian melaporkan peristiwa itu ke petugas. “Dari peristiwa itu para tersangka membawa lari sepeda motor korban setelah membongkar kunci kendaraan dengan kunci letter T,” kata Sabilul kepada wartawan saat pres rilis di Makopolresta Tangerang, Rabu (13/2).

Menurut Sabilul, dalam melakukan aksinya, pelaku berinisial HSN menggunakan senpi rakitan jenis Revolver untuk menakut-nakuti korbannya. Saat ditanya kepemilikan senpi itu, HSN mengaku bukan miliknya, namun dititipi oleh seseorang.

Namun demikian, saat dalam proses penyelidikan, pihaknya kembali menerima laporan warga bernama Sukardi warga Desa Talaga, Kecamatan Cikupa yang mengaku kehilangan motor. “Dua laporan itu setelah didalami mengindikasikan para pelakunya merupakan orang atau kelompok yang sama,” terangnya.

Dari penangkapan HSN, kata Sabilul, polisi kemudian berhasil meringkus IRV di Kampung Cihideung, Kecamatan Cikupa. Seperti halnya HSN, IRV pun berusaha melawan dan melarikan diri saat akan dibekuk.

Polisi juga berhasil menemukan HY yang bersembunyi di belakang pabrik di di Kampung Cihideung, Kecamatan Cikupa “Modus operandi para tersangka adalah dengan merusak kunci kontak dengan memakai kunci leter T,” ujarnya.

Dari tangan para tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa 2 unit motor, 2 buah kunci leter T, 1 pucuk senjata api rakitan jenis revolver, serta 4 butir peluru kaliber 9 mm. Para tersangka mengaku menggunakan senjata api untuk melumpuhkan para korban. “Jadi, bila korbannya berusaha melawan, mereka tidak segan menggunakan senjata api itu,” tutur Sabilul.

Sabilul menambahkan, Untuk mempertanggungjawabkan perbuatan, para tersangka kini mendekam di sel Mapolresta Tangerang. Para tersangka dijerat Pasal 363 ayat (3) dan (4) atau Pasal 480 KUHP “Dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun,” pungkasnya. (mg/imron).

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook