Akhirnya Edi Jadi Walikota Definitif

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Kamis, 14 Februari 2019 - 14:44:34 WIB   |  dibaca: 177 kali
Akhirnya Edi Jadi Walikota Definitif

CILEGON - Edi Ariadi akhirnya menjadi walikota Cilegon definitif. Kepastian itu didapat dari pernyataan Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Dirjen Otda Kemendagri) Soni Sumarsono. Soni mengatakan bahwa Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo sudah menandatangani surat keputusan pengangkatan Edi menjadi walikota Cilegon definitif, Selasa (12/2)."Sudah ditandatangani Mendagri, betul," kata Soni, tadi malam.

Hanya saja, kata mantan Plt Gubernur DKI Jakarta tersebut, surat belum bisa dikirimkan ke Pemprov Banten karena pegawainya masih mengerjakan sejumlah tugas lain. "Cuma belum dikirim karena kesibukan pengantarnya," katanya.

Namun begitu, kata Soni, di dalam surat tersebut belum tercantum perintah dirinya untuk pelantikan. "Belum sempat sy (saya) ttd (tandatangan) utk (untuk) perintah melantik," katanya via whatsapp.Edi Ariadi mengaku sudah mendengar kabar mengenai keluarnya surat pengangkatan walikota Cilegon definitif. “Setelah Sesditjen (Sekretaris Direktorat Jenderal Otonomi Daerah) pulang dari Papua akan segera ditandatangani surat pelantikannya. Katanya (Sesditjen Otda-red) pulang dari Papua hari ini (kemarin -red), siang,” kata Edi kepada awak media.

Terkait keluarnya SK tersebut, Edi mengaku sudah meminta Bagian Pemerintahan Pemkot Cilegon berkoordinasi dengan Biro Pemerintahan Provinsi Banten. “Itu sebenarnya ranahnya Provinsi Banten, tapi kita juga perintahkan Bagian Pemerintahan Kota Cilegon ke Kemendagri untuk menanyakan hal ini (surat keputusan pengangkatan Walikota Cilegon Definitif -red),” kata Edi.

Ketiadaan walikota definitif, kata Edi, menghambat pengisian struktur organisasi dan tata kerja yang ada di Pemkot Cilegon. Saat ini, banyak jabatan kosong karena posisi Edi sebagai plt tidak bisa melakukan mutasi dan rotasi jabatan. “Saat ini, banyak jabatan Plt di Pemkot Cilegon karena saya sebagai Plt walikota kan tidak bisa melakukan rotasi atau mutasi,” katanya.

Asda I Pemkot Cilegon Taufiqurrahman mengatakan, pelantikan Edi kemungkinan besar akan disesuaikan dengan jadwal Gubernur Banten Wahidin Halim sebagai pihak yang melantik.
Edi sendiri sudah menjabat sebagai plt walikota sejak 22 September 2017. Edi menggantikan Walikota Cilegon Iman Ariyadi yang tersandung kasus suap Amdal Transmart Cilegon.

Sementara itu, Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi Banten Gunawan Rusminto mengaku, belum mengetahui kabar jika SK pengangkatan Edi sebagai Walikota Cilegon definitif telah ditandatangani oleh mendagri. Pihaknya juga mencoba mengkonfirmasi secara langsung namun Kemendagri membantah kabar tersebut.

“Kami belum dapat info dari pihak Kemendagri. Biasanya info yang kami terima langsung dari Direktur Otda (Otonomi Daerah) atau melalui  Sekretaris Direktur Otda. Hari ini (kemarin-red), kami hubungi by phone (melalui sambungan telepon-red) pun jawabnya belum keluar,” ujarnya.

Dia pun meyakini jawaban dari Kemendari benar karena Biro Pemerintah juga baru saja mendatangi Kemendagri untuk urusan yang sama pada Selasa (12/2). “Kemarin kami baru dari sana dan infonya belum keluar. Insya Allah besok (hari ini-red) kami akan ke sana kembali,” tuturnya. (marjuki/gillang/dewa)

 

 

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook