Normalisasi Drainase Trondol Harus Optimal

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Sabtu, 16 Februari 2019 - 11:08:00 WIB   |  dibaca: 152 kali
Normalisasi Drainase Trondol Harus Optimal

PANTAU: Wakil Walikota Serang Subadri Usuludin (empat dari kiri) berbincang dengan sejumlah pejabat Pemkot Serang saat memantau proyek normalisasi drainase di terowongan Terondol, Kaligandu, Kecamatan Serang, Kota Serang, Jumat (15/2).

SERANG- Wakil Walikota Serang Subadri Usuludin mengomentari proses normalisasi drainase terowongan Trondol yang dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Serang. Peringatan tersebut dilayangkan agar proyek normalisasi drainase terowongan Trondol tidak mubazir.

Teguran tersebut terungkap saat Subadri meninjau ke lokasi normalisasi drainase dalam rangka program Jumat bersih (Jumsih) di Lingkungan Trondol, Kelurahan Kaligandu, Kecamatan Serang, Kota Serang, Jumat (15/2) pagi. Diketahui, jumsih salah satu program 100 hari kerja pasangan Walikota Serang Syafrudin dan Wakil Walikota Serang Subadri Usuludin.

Subadri mengatakan, proyek normalisasi tersebut dilakukan sebagai langkah untuk mengatasi kebanjiran yang kerap terjadi di terowongan Trondol, karena itu proses pengerjaannya harus optimal. “Artinya kita sambil meninjau cari solusi supaya debit air lancar, tidak tersendat dan meluap ke permukaan jalan terowongan Trondol tidak banjir ketika diguyur hujan,” kata Subadri kepada wartawan.

Bila proyek normalisasi telah rampung, lanjut dia, rencananya organisasi perangkat daerah (OPD) terkait akan membuat sodetan agar dapat meminimalisasi kebanjiran. Agar pengerjaannya optimal, pihaknya pun akan terus berkoordinasi dengan OPD terkait. “Artinya biar kita bangun pada akhirnya bukannya airnya mengalir lancar malah balik lagi ke terowongan lagi. Maka kita tidak mau gegabah supaya tidak mubazir,” ucap dia.

Selain itu, masih kata Subadri, pihaknya pun mengimbau proyek normalisasi drainase dipercepat sehingga tidak hanya mengatasi kebanjiran tapi juga kemacetan. “Mudah-mudahan bisa didukung dengan tenaganya, dan tidak mudaratkan tenaga, ya bisa dilakukan siang dan malam. Sehingga kemacetan bisa teratasi minimalnya mengurangi setidaknya,” ungkapnya.

Kepala DPUPR Kota Serang Ridwan berjanji secepatnya merampungkan proyek normalisasi drainase di sepanjang terowongan Trondol dan Kaligandu. Hanya saja, lanjut dia, dalam proses itu pihaknya mendapatkan beberapa kendala, di antaranya sedimentasi yang cukup tinggi dan terdapat material kabel milik pihak swasta yang ditanam di sepanjang jalan Kaligandu.

“Ternyata sedimentasinya tinggi dan hambatan lainnya banyak kabel melintang milik PLN dan PDAM. Tapi kami sudah koordinasi dengan pihak terkait. Alhamdulillah mereka sangat respons dan menggeser posisi kabelnya,” ujar Ridwan.

Rencananya, lanjut Ridwan, ada beberapa titik drainase akan dipasang gorong-gorong salah satunya di jalan menuju perumahan Taman Banten Lestari (TBL) Kota Serang. “Gak semua dipasang gorong-gorong. Cuma pas ke arah TBL aja. Supaya nantinya gampang dibersihkannya,” ucap dia.

Tak hanya itu, pihaknya pun akan memasang pompa penyedot air di sekitar terowongan. Hal itu untuk meminimalisasi kebanjiran di sepanjang terowongan bila saat diguyur hujan. “Nanti kita bikin rumah pompa di sekitar terowongan. Kalau ada banjir pompa itu bisa difungsikan dan mengalirkan air dari dalam drainase,” tutupnya. (harir)

 

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook